Kebijakan Efisiensi Anggaran, Proyek RTLH di Kabupaten Pasuruan 75 Unit Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah unit rumah program RTLH di kecamatan Bangil kabupaten Pasuruan.
Salah unit rumah program RTLH di kecamatan Bangil kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Kebijakan efisiensi anggaran, proyek perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan pada tahun 2025 ini turun drastis, dari 500 menjadi 75 unit. 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono mengatakan 75 RTLH yang diperbaiki berada di sekitar wilayah Kecamatan Bangil, Beji, Rembang, Sukorejo dan Gempol.

"Proyek perbaikan RTLH kali ini dikhususkan pada pengembangan Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan. Paling banyak rumah yang diperbaiki di Kecamatan Bangil, selebihnya di Beji, Rembang, Sukorejo dan Gempol," kata Eko, Selasa (9/9/2025).

Dijelaskan Eko, masing-masing rumah mendapatkan alokasi anggaran perbaikan sebesar Rp 20 juta. Dengan rincian Rp 16,5 juta untuk pembelian bahan material dan Rp 3,5 juta untuk ongkos tukang.

Rencananya, proyek tersebut akan direalisasikan pada bulan Mei mendatang.

"Anggarannya untuk tahun ini naik sebesar Rp 5 juta dari tahun lalu. Dari Rp 15 juta menjadi Rp 20 juta, dan pelaksanaannya akan dimulai Insya Allah Mei mendatang," jelasnya.

Dengan hanya 75 RTLH yang diperbaiki, Pemkab Pasuruan masih memiliki PR untuk merehab sekitar 8.200 RTLH.

Kata Eko, dalam lima tahun terakhir Pemkab Pasuruan telah memperbaiki sebanyak 14 ribu lebih RTLH, tepatnya sejak 2019 hingga 2024 kemarin. Eko meyakini apabila tidak ada efisiensi anggaran, maka jumlah RTLH yang direhab akan bertambah. Eko berharap agar tahun depan sudah normal kembali. ps-01

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…