Hujan Deras, BPBD Catat Tiga Rumah di Jember Terdampak Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa rumah di wilayah Jember yang terdampak tanah longsor akibat diguyur hujan deras. SP/ JBR
Beberapa rumah di wilayah Jember yang terdampak tanah longsor akibat diguyur hujan deras. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya tanah longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak tiga rumah di dua desa di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember terdampak longsor tersebut.

"Rumah warga terdampak tanah longsor di Desa Gelang dan Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana longsor tersebut," kata Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo, Jumat (12/09/2025).

Menurut dia, hujan ringan hingga lebat di Kecamatan Sumberbaru mengakibatkan tanah longsor yang berdampak pada rumah warga di Desa Gelang, yakni satu rumah warga yang berada di atas tanah miring mengalami longsor bagian kamar mandi atau pojok dapur.

"Kemudian terjadi tanah longsor di Desa Gelang yang berdampak pada material longsoran menutup teras rumah warga, sedangkan longsor juga menutup akses jalan setapak Desa Kaliglagah dan rumah warga," tuturnya.

Sementara itu, untuk material longsor di tiga lokasi sudah dibersihkan, namun pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu saat cuaca ekstrem.

"Petugas bersama warga bergotong royong membersihkan material longsor. Kami juga sudah mendistribusikan bantuan kepada warga yang terdampak tanah longsor di Kecamatan Sumberbaru," katanya.

Saat ini, BPBD Jember kini fokus pada upaya pembersihan dan mitigasi risiko bencana di seluruh wilayah serta melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana saat cuaca ekstrem, yakni 11 kecamatan rawan banjir luapan di antaranya Kecamatan Bangsalsari, Sumbersari, Kaliwates, dan Tempurejo.

Sedangkan daerah rawan banjir bandang tercatat 12 wilayah yang berada di Kecamatan Sukorambi, Panti, Bangsalsari, Sumberjambe, dan Mayang. Untuk daerah rawan longsor tercatat 12 kecamatan di antaranya Kecamatan Arjasa, Tanggul, Mumbulsari, dan Tempurejo.

Selain itu, BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Potensi bencana alam seperti tanah longsor dan banjir dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat di daerah rawan di Jember diminta untuk selalu siaga dan mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang. jr-02/dsy

Berita Terbaru

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Lapak Asik

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Lapak Asik

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…