Wujud Apresiasi dan Dukung Elektrifikasi Pertanian, PLN Luncurkan Produk SINAR

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Ponorogo – Dukung elektrifikasi pertanian, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo meluncurkan produk inovatif SINAR (irigaSI laNcar, petAni sejahteRa) di Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. 

Program ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus wujud apresiasi pada hari pelanggan nasional.

Program SINAR lahir dari semangat PLN untuk tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi sektor pertanian - sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian di wilayah Ponorogo.

Berawal dari akar masalah belum tersedianya produk bundling strategis yang menggabungkan listrik hijau dengan pompa pertanian serta skema pembiayaan yang fleksibel, PLN UP3 Ponorogo menghadirkan SINAR sebagai solusi irigasi berkelanjutan berbasis energi bersih.

Manager PLN UP3 Ponorogo, Indradi Pratama menjelaskan bahwa inovasi ini bukan hanya mendukung produktivitas pertanian, tetapi juga membantu meringankan beban biaya petani.

“Melalui SINAR, PLN menghadirkan solusi energi yang terjangkau, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Harapan kami, dengan irigasi lancar, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani pun semakin baik,” ungkap Indradi.

Produk SINAR juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo, sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian serta menciptakan konsep “Low Carbon Rice.”

Produk ini hadir dengan tiga skema layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan petani yakni SPLU Pertanian - Penyediaan listrik di lokasi pertanian melalui Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU), PLTS Atap Portable - Pembangkit Listrik Tenaga Surya mandiri yang dapat digunakan di daerah sulit dijangkau listrik PLN, PLN Grid - Integrasi PLTS dengan jaringan PLN yang memungkinkan pelanggan mengikuti program Renewable Energy Certificate (REC) dengan pembiayaan yang fleksibel.

Dengan adanya SINAR, biaya produksi pertanian dapat ditekan hingga 65 persen lebih hemat dibanding penggunaan pompa diesel konvensional.

Hal ini sekaligus mendukung program intensifikasi pertanian yang memungkinkan petani melakukan tanam hingga empat kali dalam setahun, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Melalui SINAR, PLN hadir bukan sekadar menyalakan lampu, tetapi menyalakan harapan, membantu petani beralih dari energi mahal menuju energi bersih, dari cara lama menuju modernisasi pertanian, dan dari keterbatasan menuju kesejahteraan.

Koordinator Penyuluh Pertanian Wilayah Babadan, Agung, menyambut baik hadirnya program ini. 

“Produk SINAR sangat membantu petani dalam menekan biaya produksi sekaligus mendorong modernisasi pertanian. Kami berharap program ini bisa diperluas ke wilayah lain agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Agung.

Senada, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, Suprianto mengapresiasi peran PLN dalam program ini.

"Inovasi yang luar biasa dan baru sekarang ada secara otomatis mengurangi biaya produksi dan hasilnya akan meningkat,” paparnya. Byb

Berita Terbaru

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…