Lebih dari 5.000 Mahasiswa Surabaya Dapat  Beasiswa Pemuda Tangguh 2025

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pemuda Surabaya melakukan pendaftaram Beasiswa Pemuda Tangguh di perguruan tinggi negeri (PTN) di Surabaya.
Para pemuda Surabaya melakukan pendaftaram Beasiswa Pemuda Tangguh di perguruan tinggi negeri (PTN) di Surabaya.

i

Kuota Naik Signifikan dari 3.500 Jadi 5.908


 
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung dunia pendidikan melalui peningkatan kuota Program Beasiswa Pemuda Tangguh 2025. Tahun ini, jumlah penerima beasiswa bertambah menjadi lebih dari 5.908 mahasiswa. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 3.500 kuota.
 
Program Beasiswa Pemuda Tangguh dikhususkan bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Proses pendaftaran sudah dimulai untuk semester ganjil sejak 29 Agustus hingga 11 September 2025. Tercatat ada sekitar 15 PTN yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk pelaksanaan program ini.
 
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memastikan akses pendidikan lebih merata. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan hak seluruh anak bangsa, bukan hanya bagi mereka yang mampu secara finansial.
 
"Karena itu, Pemkot Surabaya berupaya memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih mudah melalui Beasiswa Pemuda Tangguh. Program ini diharapkan bisa meringankan beban pendidikan pemuda Surabaya, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (11/9).
 
Melalui beasiswa tersebut, pemkot ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi hambatan bagi anak muda Surabaya untuk melanjutkan pendidikan. Beasiswa ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga menyediakan dukungan menyeluruh bagi kebutuhan perkuliahan mahasiswa.
 
Ia menjelaskan bahwa penerima beasiswa akan memperoleh bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester. "Besaran bantuan ini disesuaikan dengan biaya UKT masing-masing PTN. Selanjutnya, uang saku bulanan, dan biaya penunjang perkuliahan,” terangnya.


 
Wali Kota Eri pun mengimbau para pemuda untuk tidak melewatkan peluang tersebut. Menurutnya, beasiswa ini merupakan bentuk nyata perhatian pemkot terhadap masa depan generasi muda Surabaya. "Beasiswa ini adalah kesempatan emas. Silakan manfaatkan program ini untuk mewujudkan cita-cita kalian meraih pendidikan tinggi," pesannya.
 
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga sedang mempertimbangkan perluasan program hingga ke perguruan tinggi swasta (PTS). Langkah tersebut diambil sebagai upaya agar semua kalangan tetap mendapat kesempatan menempuh pendidikan, meskipun tidak diterima di PTN.
 
"Kami sedang mengkaji, kami (akan) lakukan untuk yang ada di perguruan tinggi swasta. Sehingga kami berharap anak-anak Surabaya yang hari ini mengalami kesulitan biaya dan tidak diterima di PTN, bisa kami bantu di PTS,” katanya.
 
Ia menambahkan, rencana ini sejalan dengan strategi jangka panjang Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkot ingin menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar penting pembangunan kota. "Perguruan tinggi negeri yang sudah kita tetapkan, kita lanjut melakukan kajian, sehingga nanti tahun 2026 bisa kami lakukan untuk perguruan tinggi swasta," tegasnya.
 
Penerima beasiswa untuk PTS nantinya juga akan tetap diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Dengan demikian, bantuan benar-benar tepat sasaran dan menjadi sarana pemerataan akses pendidikan.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa peningkatan kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 didorong oleh tingginya animo masyarakat.
 
"Tahun lalu kuota kita hanya sekitar 3.500 mahasiswa. Untuk tahun 2025 ini pemkot menyediakan kuota lebih dari 5.000 (5.908) mahasiswa. Jumlah ini dibagi untuk dua semester, sehingga sekitar 2.779 mahasiswa akan diterima pada semester ganjil ini," jelas Hidayat.


 
Mekanisme pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh kini jauh lebih mudah karena dilakukan secara daring melalui situs resmi besmart.surabaya.go.id. Beberapa persyaratan utama yang wajib dipenuhi calon penerima di antaranya adalah ber-KTP Surabaya, berstatus mahasiswa aktif PTN, belum menikah, serta tidak sedang menerima beasiswa lain baik dari pemerintah maupun pihak swasta.
 
Hidayat menekankan, program ini memang menyasar mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi. Karena itu, dokumen pendukung wajib dilampirkan agar proses penyaluran berlangsung transparan dan tepat sasaran. "Nanti, akan ada proses seleksi ketat untuk memastikan beasiswa ini tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.
 
Ia juga menegaskan bahwa sistem pendaftaran beasiswa kali ini dibuat lebih fleksibel. "Mungkin saja ada calon penerima yang baru mendaftar saat pertengahan semester, tidak sejak awal perkuliahan. Mereka tetap bisa mendaftar," imbuhnya.
 
Setelah masa pendaftaran berakhir, seleksi administrasi akan dilakukan pada 12–25 September 2025. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 26 September 2025, sementara proses daftar ulang penerima akan berlangsung 29 September hingga 1 Oktober 2025.
 
Untuk memudahkan masyarakat, seluruh informasi terkait syarat maupun dokumen dapat diakses di laman besmart.surabaya.go.id. Selain itu, tersedia juga layanan komunikasi melalui WhatsApp di nomor 0821-3287-0798 serta akun Instagram resmi @surabaya.muda dan @disbuporaparsby. Alq

Berita Terbaru

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…