SURABAYAPAGI COM, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melalui program prioritas Lamongan Menyala telah dibangun 262 titik lampu penerangan jalan umum (PJU). Dan menyongsong tahun 2026, penambahan PJU akan terus dilakukan.
Hal itu disampaikan oleh bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dalam sambutanya saat upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke 55, Rabu (17/9/2025) di Halaman Gedung Pemkab Lamongan.
PJU di 262 titik tersebut lanjutnya akan terus ditambah pada tahun 2026 mendatang, melalui skema kerjasama pemerintah, dengan badan usaha atau KPBU, yang mencakup seluruh ruas jalan kabupaten dan kawasan strategis lainnya.
Tidak hanya itu saja tambah Pak Yes, progres pembangunan sektor transportasi yang terus menunjukkan lompatan kemajuan. Tercatat hingga saat ini sebanyak 40 titik telah dilengkapi dengan palang pintu kereta api (dari 50 jalan perlintasan langsung).
"Hadirnya palang pintu kereta api tentu sebagai wujud nyata komitmen menghadirkan infrastruktur yang aman dan ramah pengguna," jelasnya.
Hal itu dilakukan untuk karena perhubungan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas kegiatan masyarakat. Dengan perhubungan yang maksimal, maka juga akan mendukung kesejahteraan masyarakat hingga perekonomian masyarakat.
Upaya meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, Jalan Lingkar Utara sepanjang 7,5 KM telah diaktifkan pada 17 Agustus lalu. Namun demikian, masih banyak tantangan dan dinamika di lapangan (khususnya terkait dengan penyempurnaan fasilitas keamanan jalan raya, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan), akan terus meningkatkan koordinasi dan sinergi, untuk percepatan pemenuhan fasilitas kesehatan dan infrastruktur transportasi yang lebih baik.
Lalu, untuk mendukung konektivitas wilayah pada Oktober 2025 nanti akan dimulai operasional Trans Jatim koridor VII dari terminal Lamongan - Dukun Gresik Terminal Paciran. Yang mana akan melengkapi koridor IV yang sudah berjalan lebih awal. Selain itu juga bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan pantura.
Pada pungkasnya, Pak Yes mengungkapkan bahwa kemarin Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menandatangani kerjasama dengan PT KAI Persero terkait penataan kawasan aset kereta api Lamongan. Melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi kereta, tentu diperlukan kawasan yang aman, nyaman, dan tertata dengan baik. Kesepakatan ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan stasiun yang indah, lestari dan ramah pengguna. jir
Editor : Moch Ilham