SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisaris PT Pertamina Hasan Nasbi, menemui Jokowi di Solo, Jumat (26/9/2025).
Pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu Hasan mengaku mendapat pesan dari Jokowi di jabatan barunya sebagai Komisaris Pertamina. Ia mendapat pesan untuk menjaga Pertamina lebih punya integritas.
"Ya beliau pesan untuk berbuat yang terbaik lah. Di posisi yang sekarang untuk menjaga perusahaan negara ini ya. Pertamina supaya bisa lebih baik lagi, bisa lebih punya integritas lagi, bisa menghasilkan manfaat sebesar-besarnya buat masyarakat Indonesia," ungkapnya ditemui di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (26/9/2025).
Hasan mengaku mengucapkan terima kasih kepada Jokowi usai dirinya tidak menjabat sebagai PCO. Hasan mengatakan, dirinya pertama dilantik oleh Jokowi saat pembentukan Kantor Komunikasi Kepresidenan. Setelah Jokowi purnatugas, dirinya belum sempat bertemu dengan Jokowi.
"Saya ngucapin terima kasih ke Pak Jokowi dulu sudah pertama kali kan saya dulu dilantik sama Pak Jokowi. Terus setelah dilantik lagi sama Pak Prabowo saya sebenarnya sebetulnya belum pernah punya kesempatan lagi ketemu secara pribadi dengan beliau. Nah, kebetulan sekarang setelah sudah tidak lagi di pemerintahan pas banget ada acara di sini," katanya.
Ia mengakui dalam pertemuan tersebut sempat membicarakan mengenai kondisi pemerintahan saat ini. Namun ia enggan menyebutkan materi apa yang dibicarakan dengan ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu.
"Ya tentu adalah bicara-bicara sedikit-sedikit ada lah. Tapi kan masukan enggak ke saya dong, saya kan bukan orang pemerintahan lagi," kata dia.
Bahas Pelantikan Pengurus PSI
Tak hanya itu, Hasan juga sempat membahas perkembangan politik dalam negeri dengan Jokowi. Termasuk pelantikan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar hari ini.
"Ya ada dong sedikit-sedikit bicara politik. Orang politik masa enggak ada bicara politik? Tadi kita ada bicara-bicara PSI juga. Oh PSI ada pelantikan ya hari ini ya gitu aja," kata dia.
Hasan Nasbi sebelumnya merupakan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Presidential Communication Office (PCO). Dia kemudian diberhentikan sebab PCO ditransformasikan menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.
Nasbi, kini ditunjuk sebagai komisaris PT Pertamina sejak 11 September 2025. Penunjukan dilakukan Pemegang saham PT Pertamina.
"Mengacu salinan keputusan para pemegang saham perusahaan, Bapak Hasan Nasbi ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) per tanggal 11 September 2025," kata Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso melansir Sabtu (20/9). n bin/rmc
Editor : Moch Ilham