SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebuah rumah kosong di Jalan Raya Darmo Baru Barat Nomor 53, Kelurahan Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, dilahap si jago merah pada Minggu pagi (28/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah yang diketahui milik Sentiady Phie (72), warga Kupang Indah, itu telah lama tak berpenghuni dan tanpa aliran listrik.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima melalui Command Center 112 pada pukul 09.06 WIB. Unit tempur pertama dari Pos Pakis TVRI langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi lima menit kemudian, tepatnya pukul 09.11 WIB.
“Total ada 12 unit yang kami kerahkan, termasuk dari Pos Pakis TVRI, Rayon 1 Pasar Turi, Rayon 4 Wiyung, Pos Grudo, Pos TIJ, dan tim rescue,” ujar Wasis di lokasi kejadian.
Kebakaran terjadi di lantai dua bagian belakang rumah dengan luas area terbakar sekitar 4x8 meter persegi. Kobaran api sempat menimbulkan asap tebal dan membuat panik warga sekitar. Beruntung, rumah tersebut dikelilingi tembok tinggi sehingga potensi api merambat ke bangunan lain cukup minim.
Petugas berhasil memadamkan api pokok pada pukul 09.35 WIB. Proses pembasahan dilanjutkan hingga pukul 10.13 WIB, dan situasi dinyatakan kondusif.
Namun dalam proses pemadaman, dua anggota pemadam kebakaran mengalami luka. Feri Budi Utomo dari Pos Pakis TVRI mengalami luka bakar setelah tertimpa kayu yang terbakar. Sementara rekannya, Tejo, mengalami sesak napas akibat paparan asap dan langsung mendapat penanganan medis di lokasi.
Dari hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari kompor portable yang ditemukan di lantai dua bagian pojok rumah. Peralatan tersebut diduga digunakan oleh tunawisma yang menjadikan rumah kosong tersebut sebagai tempat tinggal sementara tanpa sepengetahuan pemilik maupun warga sekitar.
"Diduga api berasal dari kompor portable milik tunawisma. Rumah ini memang kosong hampir 10 tahun, tak berpenghuni dan tidak memiliki aliran listrik," terang Wasis.
Pemilik rumah, Sentiady Phie, membenarkan bahwa rumah tersebut telah lama tidak ditempati. Menurutnya, pagar dan pintu rumah terkunci, dan tidak ada barang berharga di dalamnya. Hanya ditemukan beberapa kardus bekas.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran dan mencari keberadaan tunawisma yang diduga menempati rumah tersebut.
Penanganan kebakaran ini melibatkan tim gabungan dari DPKP Kota Surabaya, BPBD Surabaya, PMI, Posko Terpadu Dukuh Pakis, serta PLN.sby-03/raf
Editor : Redaksi