Pengunjung Semakin Membludak, Petugas Perketat Area Pondok Al Khozimi

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Semakin banyaknya pengunjung yang membludak, entah itu keluarga dari para santri yang terkena musibah atau masyarakat yang hanya ingin menonton proses evakuasi di area Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, disterilkan dan penjagaan diperketat petugas.

Saat ini, pihak keluarga maupun warga sekitar tidak bisa melintas atau mengakses area tempat bangunan mushola Pondok Al Khoziny yang ambruk serta menjadi Anjang penyelamatan korban yang masih terjebak di reruntuhan materil beton.

Dari pantauan sejak pukul 9.00 WIB, Rabu (1/10), petugas dari kepolisian dan Satpol PP Sidoarjo perketat penjagaan di semua titik akses menuju Ponpes Al Alkhozini.

Garis pembatas digelar untuk menutup akses jalan ke area ponpes. Sterilisasi ini diperluas dari yang sebelumnya jalan area depan ponpes masih dapat dilewati, kini telah tertutup" Sementara Kami kesulitan untuk keluar masuk kampung untuk aktivitas" ujar Rony (36) warga setempat.

Sedang menurut petugas yang berjaga mengatakan sterilisasi itu dilakukan untuk mengoptimalkan proses evakuasi korban yang diduga masih terjebak di dalam reruntuhan. Selain itu, keamanan dari area perlu dijaga, " Kami menghimbau warga yang mendekati segera menjauh sebabstruktur bangunan dinilai masih rapuh dan membahayakan warga." Ujar Petugas Satpol PP Sidoarjo.

Sementara itu proses evakuasi masih terus diupayakan oleh tim SAR gabungan hingga hari ketiga, Rabu (1/10 ) yang mana hari ini sudah memasuki tahap golden time.

Yakni upaya Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yang tertimbun reruntuhan.
Nahas, satu santri meninggal dunia. Sedangkan, satu santri lainnya bernama Haikal berhasil dievakuasi dari balik reruntuhan bangunan dalam keadaan selamat.

Para korban yang sudah diangkat dari reruntuhan bangunan dibawa RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Hingga sore ini, total 122 santri berhasil dievakuasi, sementara 64 lainnya masih dalam pencarian. Beberapa ambulans sudah disiapkan untuk mengevakuasi korban lain yang masih diupayakan oleh Tim SAR gabungan. Hdk/hik

Berita Terbaru

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…