Kisah Haru Korban Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo

Santri yang Terjebak Reruntuhan, Merintih dan Menangis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keluarga korban ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo sedang menunggu evakuasi dan perkembangan informasi di posko ambruknya ponpes.
Keluarga korban ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo sedang menunggu evakuasi dan perkembangan informasi di posko ambruknya ponpes.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Ketua Alumni Pusat Al Khoziny, Zainal Abidin, menduga santri yang masih terjebak berupaya memberi tahu posisi mereka dengan memukul beton reruntuhan. Dia menyebut tak ada runtuhan susulan yang terjadi.

"Itu kebetulan teman-teman yang masih ada di dalam tumpukan itu seperti secara naluri kepengin mendapatkan pertolongan dengan memukul-mukul beton," ujarnya, kemarin.

Hingga saat ini, berdasarkan data absensi santri, 91 orang diduga masih tertimbun di lokasi tersebut.

Namun, data tersebut baru bersifat prakiraan, sebab hingga saat ini belum dapat dipastikan berapa total santri yang berada di musala ketika insiden tersebut terjadi.

Sebanyak 332 personel gabungan terus bergerak melakukan evakuasi. Alat berat sementara disiagakan, namun belum digunakan sebab dikhawatirkan memperparah reruntuhan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, upaya penyelamatan difokuskan dengan cara manual.

"Tim SAR gabungan mendeteksi adanya indikasi enam orang korban yang masih bertahan di salah satu segmen reruntuhan. Melalui celah yang ada, petugas telah menyalurkan makanan dan minuman untuk menjaga kondisi para korban," ujar Abdul, Rabu (1/10/2025).

Tim SAR gabungan bahkan menggali lobang di celah-celah reruntuhan untuk menjangkau para korban.

Dari rekaman kamera tim rescue Damkar Surabaya yang diunggah di Instagram @damkar112suroboyo, terlihat bagaimana sulitnya petugas mengevakuasi para korban. Akses yang sempit karena reruntuhan menjadi kendala. Struktur bangunan juga rapuh dan dikhawatirkan dapat terjadi reruntuhan susulan.

Petugas pun melakukan upaya evakuasi dengan manual, seperti dengan menggali lubang dan celah. Lewat celah tersebut, bantuan makanan dan minuman dapat disalurkan ke para survivor.

Dari sana pula, para petugas bisa menggapai santri-santri yang terjebak di segmen reruntuhan bangunan hingga mengevakuasinya.

Terdengar sayup-sayup suara para survivor yang merintih dan menangis. Para petugas pun berupaya menenangkan mereka sambil terus melakukan proses evakuasi.

"Mas, mencari jalan ini mas, sabar," ujar salah satu petugas rescue dalam video yang beredar Rabu (1/10/2025).

Petugas lalu menarik survivor secara perlahan hingga berhasil keluar dari reruntuhan. Survivor lalu ditandu, sebab kebanyakan dari mereka telah lemas karena sudah berada di dalam runtuhan dalam waktu lama.

Data sementara per Selasa (30/9) malam, 100 orang telah terevakuasi. 26 orang masih menjalani perawatan inap, 70 orang telah diperbolehkan pulang, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, serta ada satu pasien yang dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

 

Terjebak Lebih 15 jam

Seorang korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, dipulangkan ke kampung halamannya di Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Korban bernama Muhammad Soleh (22), salah satu santri dengan kondisi luka paling parah.

Jenazah Soleh diberangkatkan ke Bangka Belitung dari RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan intensif usai dievakuasi dari reruntuhan setelah terjebak kurang lebih 15 jam.

"Satu lagi kepulangan jenazah yang dipulangkan ke Bangka Belitung berangkat hari ini pukul 16.20 WIB menuju bandara. Meninggalnya sekitar pukul 8.30 tadi pagi," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Perdigsa Cahya, Rabu (1/10/2025).

Ketika dibawa ke RSUD, kondisi Soleh sudah tidak sadar. Meski mendapat penanganan medis, ia akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Soleh diketahui tertimpa reruntuhan pada bagian depan tubuhnya. Ia mengalami patah tulang panggul hingga ke bawah, sehingga harus dirawat intensif sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, menjelaskan ada guguran di dalam reruntuhan itu. Dia mengatakan guguran itu menimbulkan suara yang sempat bikin panik.

"Karena ini struktur bangunan tidak stabil sampai dengan saat ini, guguran sekecil apapun akan mengakibatkan suara yang sedikit agak memberikan kepanikan seluruh personel kami, baik seluruh personel kami maupun warga sekitar," kata Didit.

Dia menyebut Tim SAR telah membuat penyanggah di sejumlah titik untuk proses evakuasi. Dia berharap hal itu dapat membuat reruntuhan lebih stabil agar proses evakuasi dapat berjalan lancar.

"Setelah kami cek bahwa struktur yang sudah kita buat, yang sudah kita sanggah secara baik dinyatakan aman. Dan tidak lama kemudian, kurang lebih sekitar setengah jam kemudian kita pastikan set yang sudah kita tentukan bisa dilaksanakan pencarian kembali oleh Tim Basarnas dan Tim SAR gabungan," ujar Didit. n sb2/hik/rmc

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – KASIH Yesus di mata jemaat saat ini dipandang sebagai sumber kekuatan yang nyata, teladan pengampunan yang tanpa syarat, serta dorongan u…

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai kondisi koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk sikap PDI Perjuangan. P…

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Timnas Indonesia sedang garang di kandang menjelang menjamu Timnas Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda juga tampil produktif. P…

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dua legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales, menyatakan optimisme tinggi terhadap kiprah tim asuhan John …

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta laga Grup Piala Presiden 2026 bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,…

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Piala Presiden langgeng digelar hingga tahun 2026. Di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026),…