Heboh! 26 Makam di Situbondo Diduga Dirusak Orang Tak Dikenal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Makam di TPU Sumberkolak Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB
Makam di TPU Sumberkolak Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Baru-baru ini, warga Dusun Pareyaan, Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo dihebohkan banyak temuan puluhan batu nisan di sebuah pemakaman di Situbondo rusak. 

Diketahui, makam tersebut diduga sengaja dirusak orang tak dikenal dengan kondisi ditemukan dalam keadaan rusak parah dan batu nisan yang terbuat dari keramik pecah dan hancur bahkan hilang.

Sebanyak 26 makam tersebut diduga dirusak menggunakan palu atau benda keras berukuran besar. Entah batu atau paving. "Kayaknya menggunakan palu atau batu paving berukuran besar," jelas Kepala Dusun Pareyaan, Sumberkolak, Samsul Arifin, Selasa (07/10/2025).

"Bahkan beberapa makam yang ada namanya sampai tak terbaca dan tak dapat dikenali lagi karena rusak," imbuh Samsul.

Lebih lanjut, pihaknya dan warga sekitar juga mengaku belum mengetahui siapa yang melakukan tindakan dan motivasinya sehingga sampai merusak makam.

"Memang sejumlah warga sempat melihat seorang pria muda berada di area makam sebelum kejadian," ungkapnya.

Pria yang dicurigai tersebut diduga mengalami gangguan jiwa. Sebab, sempat duduk-duduk di area penyimpanan keranda. Lantas juga membakar sampah.

Samsul juga mengatakan bahwa pria tersebut sudah menghilang setelah warga melaporkan pengrusakan makam di TPU tersebut.

Warga memang menduga pengrusakan dilakukan oleh orang tak dikenal yang iseng. Sehingga, agar kerusakan batu nisan malam bertambah, warga desa berencana mengawasi TPU Desa Sumberkolak. “Warga desa nantinya bergantian mengawasi TPU," tandasnya. st-01/dsy

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…