Harga Sempat Melonjak, DKPP Lumajang Bentuk Klaster Pertanian Cabai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani cabai di Lumajang saat panen raya. SP/ LMJ
Ilustrasi. Petani cabai di Lumajang saat panen raya. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) telah komitmen dalam menekan fluktuasi harga cabai yang sempat melonjak dalam beberapa pekan terakhir dengan membentuk klaster pertanian cabai. 

Program ini difokuskan pada peningkatan produksi cabai rawit dan cabai merah besar di lima kecamatan, yaitu Sumbersuko, Pasrujambe, Senduro, Lumajang, dan Kunir. Selain itu, adanya sistem klaster memudahkan pengawasan dan pengendalian produksi cabai agar kualitas terjaga serta harga di pasaran tetap stabil.

“Melalui klaster, produksi cabai bisa lebih terpantau. Petani juga dapat saling berbagi pengalaman agar hasil panennya lebih optimal, dan harga tidak mudah melonjak tajam,” jelas Kepala Bidang Hortikultura DKPP Lumajang, Hendra Suwandaru, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, kenaikan harga sebelumnya dipicu oleh berkurangnya pasokan akibat cuaca tak menentu dan serangan hama seperti petek, antraknosa, serta layu fusarium yang menurunkan kualitas panen.

Diketahui berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga cabai di Lumajang sempat naik pada awal Oktober 2025. 

Sedangkan untuk harga cabai merah keriting tercatat Rp 39.666 per kilogram, cabai merah besar Rp 50.000, dan cabai rawit merah Rp 45.000 per kilogram. Namun, hingga pekan kedua Oktober, harga di sejumlah pasar utama seperti Pasar Baru, Sukodono, dan Pasirian mulai stabil di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 50.000 per kilogram.

Sehingga, dengan adanya klaster pertanian, DKPP berharap bisa melakukan pengendalian hama terpadu sekaligus menjaga kontinuitas panen. Selain itu juga dapat mendorong langkah strategis Pemkab Lumajang dalam menjaga ketahanan pangan, menekan inflasi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal. lj-02/dsy

Berita Terbaru

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Tanam Pohon

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Tanam Pohon

Jumat, 12 Jun 2026 12:00 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 diperingati di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo menggerakkan program Sidoarjo Asri atau…

Dengan Pola Tawarkan Bermain Sex, Kelompok Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Dengan Pola Tawarkan Bermain Sex, Kelompok Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hanya berbekal Aplikasi kencan, ketiga remaja di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota pada Minggu 10 Mei 2026, setelah terima laporan…

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan m…

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran minyak goreng M…

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …