Ribuan Kubik Kayu Ilegal Asal Mentawai Digagalkan di Gresik, Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapal tongkang Kencana Senjaya yang memuat 4.610 meter kubik kayu log illegang logging yang kini disita Satgas PKH Garuda di Pelabuhan Jasatama Gresik. SP/M Aidid
Kapal tongkang Kencana Senjaya yang memuat 4.610 meter kubik kayu log illegang logging yang kini disita Satgas PKH Garuda di Pelabuhan Jasatama Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Upaya penyelundupan kayu log ilegal dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Garuda bersama sejumlah lembaga terkait. Operasi penindakan dilakukan di wilayah Perairan Karang Jamuang, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (11/10), sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, Satgas menghentikan dan memeriksa tongkang Kencana Sanjaya yang ditarik tugboat Jenebora-1, milik PT Berkah Rimba Nusantara (BRN). Kapal tersebut diduga mengangkut kayu log ilegal yang rencananya akan dikirim ke PT Hutan Lestari Mukti Perkasa di Gresik.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 4.610 meter kubik kayu log berbagai jenis, termasuk meranti dan kruing, yang berasal dari Kecamatan Sibora, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Dokumen pengangkutan kayu tersebut diketahui tidak lengkap dan tidak sesuai ketentuan hukum.

Pengungkapan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar Senin (14/10) di Dermaga 2 Jasatama Gresik. Hadir dalam kesempatan itu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, Kabareskrim Polri Komjen Syahar Diantono, Komandan Satgas PKH Garuda Mayjen TNI Dody Triwinarto serta perwakilan BPKP dan instansi penegak hukum lainnya.

“Kayu-kayu ini berasal dari kawasan hutan yang semestinya dilindungi. Pembalakan liar seperti ini sangat merugikan negara, baik dari sisi ekonomi maupun kerusakan lingkungan yang ditimbulkan,” ujar Jampidsus Febrie di hadapan sejumlah awak media. 

Menurutnya, nilai kerugian negara akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp230 miliar, belum termasuk kerugian ekologis akibat penggundulan hutan seluas 700 hektare di kawasan Mentawai.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keberlangsungan ekosistem yang rusak akibat pembalakan liar. Butuh waktu puluhan tahun untuk memulihkan hutan yang sudah dibabat ini,” tegas Febrie.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satgas PKH Garuda dalam memberantas praktik illegal logging yang kembali marak di wilayah Sumatera Barat sejak pertengahan 2025.

Tugboat dan tongkang pengangkut kini diamankan di Pelabuhan Gresik untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, penyelidikan akan diteruskan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Siapa saja yang terlibat dalam jaringan ini akan kami ungkap. Penindakan ini menjadi bukti bahwa negara tidak tinggal diam terhadap kejahatan kehutanan,” pungkas Febrie. did

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…