BMKG Ungkap Surabaya dan Jakarta Alami Cuaca Sangat Panas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BMKG menjelaskan kota Surabaya akan mengalami cuaca sangat panas dalam seminggu kedepan, karena minimnya tutupan awan.
BMKG menjelaskan kota Surabaya akan mengalami cuaca sangat panas dalam seminggu kedepan, karena minimnya tutupan awan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab cuaca yang terasa sangat panas belakangan ini. Pemicunya salah satunya yakni minimnya tutupan awan.

"Kenapa terasa makin panas? Pertama, minim tutupan awan, sinar matahari langsung menembus tanpa hambatan," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Terpisah, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan bahwa panas ini terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Seperti misalnya di Pulau Jawa, panas terik terjadi di Jakarta hingga Surabaya.

"Beberapa wilayah yang mencatat suhu tertinggi dan paling terdampak antara lain DKI Jakarta suhu mencapai 35°C. Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur suhu hingga 36°C," kata Guswanto kepada wartawan, Selasa (14/10/2025)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sekitar 43 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Curah hujan yang tinggi dapat menimbulkan berbagai macam bencana hidrometeorologi, termasuk banjir.

Untuk itu, secara berkala, BMKG mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi dan potensi banjir di berbagai wilayah RI. Pada dasarian II Oktober (11-20 Oktober) 2025, beberapa wilayah di Banten, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur diprediksi mengalami curah hujan tinggi dengan kategori Awas.

Kategori Awas diartikan bila beberapa daerah akan mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem yang dapat disertai dengan kilat/petir, angin kencang dan gelombang laut tinggi. Sedangkan untuk banjir, ada berbagai wilayah Indonesia yang diprediksi memiliki potensi tinggi.

Berbagai wilayah yang dimaksud seperti, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa tenggara Timur, Bengkulu, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua. Dikutip dari postingan Instagram resmi BMKG, Selasa (14/10/2025) berikut daftar daerah yang masuk dalam peringatan dini curah hujan dan potensi banjir tinggi, cek ya!

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa radiasi matahari meningkat. Utamanya di wilayah seperti Jawa hingga Bali.

"(Kedua), radiasi matahari meningkat, terutama di wilayah daratan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara," sambungnya.

 

Masa Pancaroba

Selain itu, kata dia, Indonesia juga saat ini tengah berada dalam masa pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Dia mengatakan hal ini kerap ditandai dengan cuaca yang tak menentu.

BMKG pun memprediksi fenomena La Nina lemah berlangsung dari Oktober 2025 hingga Januari 2026.

 

Pergeseran Matahari ke Selatan

Dampaknya, curah hujan akan meningkat secara bertahap. "Prediksi hujan meningkat, mulai November hingga Januari, terutama di wilayah dengan suhu laut hangat yang bisa memicu peningkatan curah hujan," tuturnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab cuaca terasa sangat panas akhir-akhir ini. BMKG mengatakan cuaca panas ini dipengaruhi pergeseran matahari ke arah selatan.

"Saat ini kenapa terlihat sangat panas? Karena di sisi selatan, matahari sekarang itu udah bergeser, di posisi di selatan wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto kepada wartawan di Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, Jakarta Pusat, Senin (13/10). n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…