Program SOTH Kota Mojokerto Berhasil Turunkan Angka Stunting

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri Wisuda SOTH BKB Melati di Kelurahan Sentanan, Kamis (16/10). SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri Wisuda SOTH BKB Melati di Kelurahan Sentanan, Kamis (16/10). SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Program Sekolah Orang Tua Hebat  (SOTH) di Kota Mojokerto terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting. Melalui pengajaran pola asuh anak yang baik kepada para orang tua, jumlah balita stunting berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPBGM) terus mengalami penurunan. Dari 206 balita stunting pada akhir Desember 2024, turun menjadi 170 balita pada September 2025.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari pemahaman orang tua dalam pemenuhan gizi dan pola asuh yang baik terhadap anak. Terkait pola asuh ia juga menegaskan pentingnya peran kedua orang tua. 

“Dalam pertumbuhan anak, yang dibutuhkan adalah perhatian dari orang tua. Tidak hanya dari ibu, tetapi juga dari ayah, karena keduanya memiliki peran yang berbeda,” tegas Ning Ita sapaan akrab wali kota saat menghadiri Wisuda SOTH BKB Melati di Kelurahan Sentanan, Kamis (16/10).

Meski penanganan stunting di Kota Mojokerto dinilai telah menunjukkan hasil signifikan, Ning Ita menekankan bahwa tugas pemerintah dan masyarakat belum selesai. “Anak-anak balita harus terus kita pastikan tumbuh menjadi lebih sehat. Program SOTH ini bukan hanya tentang penurunan angka, tetapi tentang perubahan perilaku dan kesadaran bersama,” terangnya.

Sebagai upaya lanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto juga akan memperluas jangkauan pendidikan orang tua. Tahun depan, Pemkot akan secara intensif melaksanakan program STAR (Sekolah Orang Tua Anak Remaja). Program ini ditujukan untuk memberikan edukasi kepada orang tua yang memiliki anak usia remaja, sebagai pelengkap program-program edukasi remaja yang selama ini telah berjalan, seperti melalui PIK-R di sekolah, Duta Genre, dan Kader Sebaya.

“Tingkat kenakalan remaja ini cukup besar, maka yang akan kita intervensi adalah orang tuanya juga. Selama ini program edukasi tentang remaja lebih banyak menyasar remajanya langsung, ke depan kita lengkapi dengan intervensi kepada orang tua,” jelas Ning Ita.

Melalui penguatan pola asuh sejak usia dini hingga remaja, Pemerintah Kota Mojokerto berharap dapat menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Dwi

Berita Terbaru

Herman Khaeron: Retreat Demokrat Jatim untuk Perkuat Peran Partai di Tengah Rakyat

Herman Khaeron: Retreat Demokrat Jatim untuk Perkuat Peran Partai di Tengah Rakyat

Sabtu, 31 Jan 2026 15:59 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:59 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat kader sebagai upaya memperkuat strategi dan soliditas i…

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …