Air Keruh Puluhan Tahun, Warga di Desa Prambon Trenggalek Nekat Konsumsi Air Tak Layak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan air keruh di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Penampakan air keruh di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama puluhan tahun warga di Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Trenggalek hidup dengan air yang tidak layak konsumsi. Saat melongok ke dalam sumur tampak jelas airnya berwarna kuning keemasan. 

Kondisi air tanah berwarna kuning tersebut beraroma mirip beri berkarat. Bahkan saat ditimba terlihat jelas kondisi air yang keruh dan terdapat kotoran mirip lumpur berwarna kuning.

"Kondisi air seperti ini sudah lama, puluhan tahun, bahkan sejak saya kecil ya seperti ini. Saat kemarau semakin parah, tapi musim hujan agak jernih. Warnanya itu kuning dan baunya seperti besi," kata salah seorang warga Amin, Jumat (17/10/2025).

Pada musim kemarau, kualitas air bahkan semakin memburuk. Bahkan, sumur-sumur warga yang rata-rata hanya sedalam 8 hingga 12 meter itu sering kali mengering.

Meski demikian, warga masih memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan mencuci dan mandi, sedangkan untuk air minum, mereka bergantung pada sumur milik tetangga yang kondisinya lebih jernih.

"Kalau nyuci baju putih bisa berubah jadi cokelat. Untuk kebutuhan air minum, kami bisanya minta ke tetangga yang sumurnya tidak terlalu kotor, itu pun harus didiamkan seharian agar kotorannya turun," imbuhnya.

Bahkan, sebelumnya sejumlah warga telah berusaha mencari sumber air dengan kualitas bagus dengan cara melakukan pengeboran, namun rata-rata terhenti di kedalaman kurang dari 20 meter. "Alatnya tidak bisa, ada batu atau apa gitu," jelasnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan dengan membuatkan sumur dalam agar kualitas air yang didapatkan bisa lebih layak, sehingga mereka tidak lagi bergantung pada air sumur yang tercemar.

Dan untuk wilayah yang kualitas airnya buruk tersebar di empat RT, meliputi RT 16-19 dengan jumlah penduduk mencapai 60 Kepala Keluarga (KK). "Kondisi paling parah di RT 16, di situ ada sekitar 30 KK," jelas Kepala Dusun Krajan Supriyanto. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan bodi titanium yang 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, namun dibekali baterai 800 mAh…

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…