BPBD Catat 28 Pohon dan 3 Rumah di Kota Madiun Ambruk Diterjang Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas BPBD Kota Madiun mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Kelun pascahujan deras disertai angin kencang. SP/ MDN
Petugas BPBD Kota Madiun mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Kelun pascahujan deras disertai angin kencang. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berdasarkan hasil asesmen BPBD, pihaknya mencatat sebanyak 28 pohon ambruk dan tiga rumah di Kota Madiun mengalami kerusakan yang parah di beberapa titik akibat diterjang angin kencang.

Diketahui, dari pendataan dan perhitungan, terdapat kerugian masih dilakukan bersama kelurahan terdampak. Sedikitnya tujuh rumah mengalami kerusakan atap. Sementara tiga rumah roboh tertimpa pohon.

“Belum bisa kami pastikan jumlah kerugian keseluruhan karena masih dihitung. Pohon tumbang tidak masuk perhitungan kerusakan materiil,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Wahyudi, Senin (20/10/2025).

Kerusakan tersebut dirinci, diantaranya tujuh rumah mengalami kerusakan atap. Masing-masing di Jalan Sarimulya Rejomulyo, Jalan Sri Rejeki, Jalan Sri Utomo Sukosari, Kolam Pemancingan Joglo Palereman Kelun, Jalan Asmara Dana Sogaten, Jalan Tawangsari Tawangrejo, dan Jalan Borobudur Gg 2 Madiun Lor.

Sedangkan tiga rumah roboh tertimpa pohon berada di Jalan Ring Road Barat Patihan, SDN Ngegong Jalan Keningar, dan Jalan Apotik Hidup Ngegong.

Menindaklanjuti hal itu, pihak BPBD menyalurkan bantuan logistik darurat berupa terpal, selimut, dan bahan pokok sehari setelah kejadian. Serta bantuan uang tunai yang disalurkan lewat mekanisme pengajuan dari kelurahan ke wali kota sebelum diteruskan ke BPBD.

“Nominalnya disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Tidak ada batas minimal atau maksimal,” jelas Wahyudi.

Pasca kejadian, tim gabungan bersama relawan melakukan kerja bakti membersihkan puing rumah dan ranting pohon. Tak lupa, Wahyudi mengimbau warga tetap waspada menghadapi musim hujan.

“Jaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah ke sungai agar aliran air tidak tersumbat,” pesannya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…