SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Warga Desa Sumberjo Kec Sanankulon Kab Blitar digemparkan dengan penemuan jasad Sundoko yang ditemukan tergantung di kandang angsa di belakang rumahnya. Jasad pria berusia 47 tahun itu pertama kali ditemukan Ismirah (67) yang merupakan ibu kandung korban.
Warga yang mengetahui hal itu langsung melaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Sanankulon.
Kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Sanankulon AKP Nurbudi Santoso, melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar. Ia menyebut, ketika olah TKP, korban memakai baju motif kotak kotak berwarna biru, sarung coklat, untuk kondisi korban, mulut sedikit terbuka, ludah tidak menjulur, di bawah kaki korban ditemukan kotak kayu yang diduga untuk panjatan kaki sewaktu korban gantung diri.
"Menurut pihak ibu korban, pada Senin malam sekitar pukul 22.00, melihat korban mondar mandir di kandang angsa, melihat korban mondar mandir, ibu korban menyuruh untuk segera tidur, lanjut ibunya masuk rumah dan menutup pintu, dan pukul 04.00 dini hari (Selasa 21 Oktober) ibu korban akan menunaikan sholat subuh, dan melihat anaknya gantung diri," kata Iptu Samsul.
Dalam olah TKP tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, setelah melalui persetujuan keluarga, dan membuat surat pernyataan penolakan korban untuk di otopsi.
"Sesuai keterangan ibu korban, bahwa anaknya menderita sakit asam urat sudah kronis, untuk selanjutnya korban dimakamkan pihak keluarga, dan BB yang diamankan, baju dan sarung termasuk tali yang digunakan gantung diri, ibu korban sudah mengikhlaskan atas kejadian itu," kata Iptu Samsul Anwar. Les
Editor : Moch Ilham