Melalui Program Gayatri, Pemkab Bojonegoro Perluas Penerima Manfaat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program gerakan beternak ayam petelur mandiri (Gayatri) Pemkab Bojonegoro. SP/ BJN
Program gerakan beternak ayam petelur mandiri (Gayatri) Pemkab Bojonegoro. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui gerakan beternak ayam petelur mandiri (Gayatri), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dapat memperluas penerima manfaat yang didanai pemerintah juga dari corporate social responsibility (CSR).

"Ada 400 KPM penerima program Gayatri yang didanai dari APBD induk yang telah tersalurkan sejak Juli 2025 lalu," ujar Kepala Bidang Peternakan Disnakkan Pemkab Bojonegoro, Fajar Dwi Nurrizki, Minggu (26/10/2025).

Diketahui, program Gayatri dimulai bulan Juli hingga September ini mencapai 400 KPM yang tersebar di 10 desa yang tersebar di 5 kecamatan, diantaranya pada Kecamatan Ngambon meliputi Desa Bondol dan Sengon, Kecamatan Sekar yakni Desa Sekar dan Klino, Kecamatan/Desa Gondang dan Senganten Tambakrejo, Desa Kandangan dan Turi, kemudian Kecamatan Bubulan di Desa Cancung, dan Sumberbendo.

Selain itu, Pemkab juga terus melakukan pendampingan dengan berbagai metode diantaranya menginformasikan terkait kondisi kandang ayam jangan terlalu panas atau sebaliknya, hingga penanganan dari petugas kesehatan hewan, apabila terjadi kendala kesehatan ayam tersebut. Selain itu juga diberikan vaksin hingga obat-obatan agar ayam tidak gampang terpapar penyakit.

"Kami sudah melakukan sejumlah pencegahan diantaranya pendampingan, pemberian vaksin hingga obat-obatan untuk program Gayatri," imbuh Fajar.

Fajar menambahkan, hingga dari hasil monitoring dan evaluasi tercatat produksi telur yang tercatat hingga akhir september 2025 mencapai 385.119 butir dari 21.600 ekor ayam petelur yang dibagikan kepada 400 KPM. Sedangkan untuk angka Kematian ayam hanya mencapai 0,6 persen atau terdapat 126 ekor dari 21.600 ekor.

Pemkab Bojonegoro juga telah menambah kuota Keluarga penerima manfaat di P-APBD 2025 sebanyak 5.000 KPM. Namun saat ini masih dalam proses verifikasi dan pengajuan SK serta pengadaan barang dan jasanya. Program Gayatri juga digelontorkan kepada warga Bojonegoro melalui dana APBDesa 2025 dengan total anggaran 45,2 milyar namun hingga saat ini baru terealisasi mencapai 14,2 milyar. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …