SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Semangat kebersamaan warga Lamongan dalam segala hal, salah satunya mencerminkan kekuatan sosial, dan spiritual bangsa, yang dinilainya menjadi modal penting dalam membangun Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri semarak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), jalan sehat, istighosah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa pada, Minggu (26/10/2025) di Lapangan Gajah Mada Lamongan.
Disebutkan olehnya, Lamongan menggambarkan bagaimana masyarakatnya bergerak bersama dalam satu langkah dan satu tujuan. Inilah wujud semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa kita.
Khofifah mengatakan bahwa semangat kebersamaan itu sejalan dengan makna Hari Santri Nasional (HSN), yakni momentum untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan ulama dan santri, yang telah berkontribusi besar bagi kemerdekaan serta pembangunan bangsa.
Menurut dia, masyarakat dan generasi muda perlu melanjutkan semangat juang itu, dalam bentuk jihad intelektual, sosial dan moral agar mampu berperan aktif dalam kemajuan Indonesia.
Dia juga mengapresiasi Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC Muslimat NU) Lamongan yang konsisten menggerakkan kegiatan sosial dan keagamaan, yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami akan terus mendukung kegiatan yang menyehatkan masyarakat, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat perlu terus dijaga, agar semangat kebersamaan dan nilai keagamaan semakin kuat.
Pada kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Santri yang digelar di Lapangan Gajah Mada, Lamongan itu, juga digelar pasar murah yang menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras, minyak goreng, gula, telur ayam ras dan daging ayam.
Pasar murah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Selain itu, kegiatan yang juga bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-80 Pemprov Jatim itu juga mendorong geliat ekonomi lokal melalui promosi produk industri kecil dan menengah (IKM).
Kegiatan yang diikuti ribuan masyarakat tersebut ditutup dengan istighosah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa. jir
Editor : Moch Ilham