Dibalik Kisah Coban Jahe Malang, Wisata 'Nongkrong' Bernuansa Alam Asri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Coban Jahe, air terjun eksotis yang berada di Jalan Begawan, Dusun Krajan, Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Coban Jahe, air terjun eksotis yang berada di Jalan Begawan, Dusun Krajan, Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pesona air terjun selalu memikat banyak wisatawan, salah satunya Coban Jahe, air terjun eksotis yang berada di Jalan Begawan, Dusun Krajan, Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang dapat menyegarkan mata dan pikiran, Rabu (29/10/2025).

Sementara itu, nama Coban Jahe sendiri memberi makna coban artinya air terjun dan Jahe berawal dari kata "pejahe" yang memiliki makna meninggal dunia dengan tinggi air terjun kurang lebih 45 meter.

Zaman dulu, Sungai Jahe ini menjadi sumber air yang melekat dengan Kisah Perlawanan Ali Murtopo terhadap penjajah Belanda. Banyak pejuang yang gugur dalam pertempuran itu. Bahasa Jawa dari gugur adalah Pejah. Dengan demikian, nama Coban Jahe dibentuk dan dikenal hingga saat ini.

Sekitar jarak 100 meter dari pintu masuk Coban Jahe, terdapat Taman Makam Pahlawan tempat para pejuang yang gugur pada kisah Perlawanan Ali Murtopo terhadap penjajah Belanda.

Namun, akses menuju air terjun yang masih tanah dan batu. Sehingga, wisatawan harus berhati-hati ketika pergi kesana saat hujan. Meski demikian, pengunjung dapat bermain air di bibir sungai, sembari menikmati keindahan Coban Jahe. 

Selain pemandangan yang indah, pengunjung juga bisa nongkrong atau ngopi bersama teman karena destinasi wisata ini menyediakan kafe kali yang tempatnya berada di sungai. 

Pengunjung juga dapat merasakan segarnya air sungai yang masih jernih sembari ngobrol bersama teman. Jarang sekali menemukan tempat ngopi yang berada di tengah sungai. Sehingga, cocok bagi pecinta yang memiliki hobi nongkrong atau ngopi yang menyatu dengan alam. ml-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…