23 Anak Pelaku Penyerangan Polres Blitar Kota Selesai Jalani Program Diversi

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ke 23 anak yang terlibat dalam aksi kerusuhan dan penyerangan Mapolres Blitar Kota pada 30 Agustus 2025 lalu resmi telah  menyelesaikan program diversi atau penyelesaian perkara di luar jalur peradilan. Penutupan kegiatan diversi digelar di Gedung Patriatama Polres Blitar Kota, Selasa (28/10) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Ully, S.I.K., M.Si., Waka Polres, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kanit UPPA beserta jajaran, sekaligus para orang tua anak pelaku.

Untuk diketahui program diversi dilaksanakan selama satu bulan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Laporan Polisi Nomor LP/15.A/VIII/2025/Polres Blitar Kota. 

Dalam program ini, para anak pelaku melaksanakan kegiatan sosial dan keagamaan sebagai bentuk pembinaan dan tanggung jawab atas perbuatannya.

Selama masa diversi, para anak pelaku rutin melaksanakan kegiatan kebersihan di Masjid Al Aulia Polres Blitar Kota setiap sore, dilanjutkan shalat Magrib berjamaah, mengaji hingga shalat Isya. Mereka juga melakukan kerja sosial di panti jompo dan panti asuhan.

Dalam sambutanya Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Ully menyampaikan, kegiatan diversi ini membawa perubahan positif terhadap anak anak tersebut.

“Selama program berlangsung, anak-anak menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan. Mereka menjadi lebih disiplin, rajin beribadah, dan menyadari kesalahan yang telah diperbuat," terang AKBP Yudha.

Atas selesai jalani Diversi, para orang tua anak anak  pelaku, tak lupa menyampaikan terima kasihnya  kepada Polres Blitar Kota atas kesempatan pembinaan yang diberikan. Mereka mengaku melihat perubahan besar dalam sikap dan ketaatan anak-anak mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran. Anak-anak kami kini lebih taat beribadah dan tidak lagi keluar malam,” ungkap salah satu orang tua.

Sedang penutupan Diversi ini menandai di akhiri proses penyelesaian perkara anak anak selaku penyerangan Polres Blitar Kota (30 Agustus 2024) dini hari, untuk itu  secara restoratif, dengan harapan mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Les

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…