SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Di tengah derasnya arus modernisasi, Museum Mpu Tantular tetap menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah dan kebudayaan Jawa Timur. Terletak di Jalan Raya Buduran, Kabupaten Sidoarjo, museum ini menyimpan ribuan koleksi berharga yang mencerminkan kekayaan warisan bangsa Indonesia.
Didirikan pada tahun 1933 oleh Godfried Hariowald von Faber, seorang warga Surabaya keturunan Jerman, museum ini awalnya bernama Stedelijk Historisch Museum Soerabaia. Setelah melalui berbagai fase perkembangan dan pemindahan lokasi, museum akhirnya resmi menjadi Museum Negeri Jawa Timur Mpu Tantular dan menempati lokasi permanen di Buduran sejak tahun 2004.
Koleksi Bersejarah dari Berbagai Bidang
Museum Mpu Tantular menyuguhkan koleksi dari beragam bidang ilmu, mulai dari arkeologi, biologi, filologi, geologi, hingga seni rupa. Di dalamnya terdapat arca kuno, fosil, naskah bersejarah, lukisan klasik, hingga uang logam zaman kolonial.
Selain itu, terdapat koleksi keramik dan gerabah kuno, foto dokumentasi sejarah, serta peralatan tradisional masyarakat Jawa tempo dulu. Semua koleksi tersebut menjadi representasi perkembangan peradaban manusia di Jawa Timur dari masa ke masa.
Fasilitas Lengkap untuk Pengunjung
Sebagai museum negeri, fasilitas yang tersedia cukup memadai. Pengunjung bisa menjelajahi gedung pameran tetap, galeri edukasi Von Faber, koleksi outdoor, hingga gedung pameran tuna netra.
Bagi yang datang bersama keluarga, tersedia pula taman bermain, pendopo perpustakaan, toko suvenir, dan area bersantai di taman hijau.
Harga Tiket dan Jam Kunjungan
Museum Mpu Tantular menjadi destinasi wisata edukatif yang ramah di kantong.
- Dewasa: Rp4.000
- Anak-anak di bawah 12 tahun: Rp3.000
- Rombongan dewasa: Rp3.000 per orang
- Rombongan anak-anak: Rp2.000 per orang
Jam operasional museum bervariasi:
- Selasa–Kamis: 08.00–15.00 WIB
- Jumat: 08.00–14.00 WIB
- Sabtu: 08.00–12.30 WIB
- Minggu: 08.00–13.30 WIB
- Museum tutup pada hari Senin dan libur nasional.
Warisan yang Patut Dilestarikan
Dengan sejarah panjang dan koleksi yang kaya, Museum Mpu Tantular bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga pusat edukasi dan pelestarian budaya Jawa Timur. Di tengah maraknya destinasi modern, keberadaan museum ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga identitas sejarah bangsa. sda-01/gfr
Editor : Redaksi