SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Fenomena hujan deras yang disertai angin kencang menerjang kawasan Bojonegoro bagian barat pada sore hari mengakibatkan sejumlah bangunan rumah hingga sekolah rusak.
Bahkan sejumlah pohon yang bertumbangan terjadi di jalan raya Pumpungan Kalitidu. Di lokasi yang sama sejumlah rumah, warung, dan sekolah bagian atap rusak. Selain itu, hujan yang deras mengakibatkan sejumlah pengendara terpaksa berhenti dan mencari tempat berteduh lantaran jarak pandang terganggu.
"Banyak kendaraan memilih berhenti karena jarak pandang yang tak terlihat dan pohon tumbang di tengah jalan," jelas Kamisan (45), Selasa (04/11/2025).
Beruntung tidak ada korban jiwa, lantaran rumah tersebut belum dihuni. Saat ini, pemilik masih tinggal di rumah lamanya yang berada di lokasi yang sama.
Sedangkan angin kencang, selain merusak atap rumah warga juga merusak sekolah masing-masing Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu.
"Bangunan tiga ruang sekolah MTS dan MA Al Ma'ali dan rumah warga sekitar atapnya berterbangan karena disapu angin saat hujan deras petang ini," ucap salah seorang guru sekolah setempat, Ahmad Nashif Husaini.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas BPBD Pemkab Bojonegoro yang mendapat laporan kini telah menuju lokasi kejadian. Belum juga diketahui apakah ada korban dalam peristiwa itu. "Sedang menuju lokasi," ucap Petugas BPBD, Agus Purnomo.
Sementara hasil asesmen mencatat bahwa kerusakan rumah tergolong kategori berat, dan BPBD masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Lebih lanjut, pihak BPBD Bojonegoro juga menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah perbukitan seperti Sekar yang rawan diterjang angin kencang. bj-01/dsy
Editor : Desy Ayu