Soroti Aksi Vandalisme, Dewan Usulkan Zona Bebas Berekspresi untuk Anak Muda

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah kota Surabaya mengancam akan memproses hukum pelaku aksi vandalisme mural di tembok Jalan Gubeng Pojok beberapa waktu lalu.

Aksi vandalisme tersebut mendapat sorotan serius dari kalangan legislatif Surabaya. Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menilai persoalan ini lebih dari sekadar coretan yang merusak fasilitas umum, melainkan menyangkut pemahaman generasi muda terhadap ruang publik.

“Kejadian vandalisme ini menjadi perhatian, ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Kahfi, Kamis (6/11).

Menurut politisi muda Gerindra ini, hal yang lebih mendasar adalah membenahi pola pikir dan kesadaran pelaku agar tindakan serupa tidak terulang.

“Ke depan, membersihkan niat di balik coretannya yang perlu dilakukan,” katanya.
Kahfi menegaskan dukungannya terhadap kebebasan berekspresi anak muda, asalkan dilakukan di tempat yang tepat.

Ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini agar anak-anak dan remaja memahami bahwa fasilitas umum adalah hasil kerja kolektif masyarakat.

“Bahwa fasilitas umum itu hasil jerih payah keringat gotong royong orang-orang terdekatmu. Siapa itu? Orang tuamu, kakak-kakakmu. Melalui bayar pajaknya lah bisa tercipta Surabaya yang indah ini,” jelas mantan aktivis ini.

Ia mengapresiasi upaya Pemkot yang mulai menyiapkan wadah aspirasi kreatif, seperti kawasan Gubeng Pojok sebagai ruang tematik. Namun, Kahfi mengusulkan adanya zona bebas berekspresi yang dipersiapkan lebih terstruktur dan legal.

“Perlu ada zona bebas berekspresi, tentukan tempatnya. Anggarkan temboknya untuk coretan bebas ekspresi. Vandalis memang penjahat, namun bisa juga tobat kalau punya niat,” ujarnya.

Kahfi menyebut tembok besar di area THR (Taman Hiburan Rakyat) Surabaya dapat menjadi salah satu lokasi alternatif untuk menyalurkan kreativitas anak muda tanpa merusak fasilitas publik.

Tugas kita hadir memberikan medianya, ruang ekspresi yang legal, aman, dan terarah,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …