SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kisah pembunuhan Dajjal oleh Nabi Isa AS diceritakan dalam hadits-hadits shahih tentang kiamat. Dajjal adalah makhluk pembawa fitnah terbesar di akhir zaman. Ia buta sebelah dan pendusta, sebagaimana dikatakan dalam riwayat Anas.
Dalam Mukhtashar Shahih Muslim terjemahan Abu Ahsan bin Usman, terdapat hadits yang menyebut kelak Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa AS sebagai juru penengah yang adil. Nabi Isa AS akan melakukan sejumlah tugas yang salah satunya membunuh Dajjal.
Menurut sebuah hadits shahih dalam Sunan at-Tirmidzi, Nabi Isa AS akan membunuh Dajjal di pintu gerbang negeri Lud atau Lod.
Menurut ajaran Islam, Nabi Isa AS akan membunuh Dajjal di akhir zaman di sebuah tempat bernama Bab Lud (Gerbang Lod), yang terletak di Palestina, dekat Baitul Maqdis.
Nabi Isa akan turun dari langit untuk melaksanakan tugas ini setelah Dajjal keluar dan menyesatkan manusia di bumi. Peristiwa ini merupakan salah satu tanda besar datangnya hari kiamat.
Nabi Isa AS akan turun ke bumi di menara putih di sebelah timur Damaskus, dengan kedua tangannya berada di atas sayap dua malaikat.
Setelah turun, Nabi Isa AS akan mencari Dajjal.
Ada riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi Isa AS akan menggunakan tombak untuk membunuh Dajjal,
Riwayat lain menyebutkan bahwa Dajjal akan mencair seperti garam di air setelah diserbu kaum Muslimin, lalu Nabi Isa AS mengejar dan membunuhnya.
Setelah membunuh Dajjal, Nabi Isa AS akan tinggal di bumi selama 40 tahun sebagai pemimpin dan hakim yang adil, sebelum Allah SWT memanggilnya kembali.
Sebagaimana pernah diterangkan ketika membahas turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam di akhir zaman mengenai kematian Dajjal di tangan Nabi Isa. Saat ini akan diceritakan secara singkat mengenai kematian Dajjal.
Dan kala turunnya Isa, kaum muslimin pun telah bersiap untuk memerangi Dajjal. Saat itu, shalat masih ditegakkan. ‘Isa bin Maryam pun shalat di belakang orang sholeh kaum muslimin. Ketika Dajjal mengetahui turunnya Isa, ia akan melarikan diri. Lantas Isa menjumpai Dajjal di Baitul Maqdis dan kaum muslimin pun mengepungnya.
‘Isa ‘alaihis salam lantas memerintahkan untuk membuka pintu. Kaum muslimin melaksanakannya, dan ternyata di balik pintu tersebut terdapat Dajjal, lantas ia pun berlari. Nabi Isa ‘alaihis salam pun bertemu dengannya di Bab Lud di timur, lalu beliau menumpas Dajjal dan pengikutnya dari orang-orang Yahudi. ([email protected])
Oleh:
Hj Lordna Putri
Editor : Moch Ilham