Harga Ikan Anjlok, Budidaya Lobster Air Tawar Jadi Alternatif Unggulan di Tulungagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pembudidaya menunjukkan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus.) dewasa di sentra budidaya lobster air tawar miliknya di Desa Doroampel, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Salah satu pembudidaya menunjukkan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus.) dewasa di sentra budidaya lobster air tawar miliknya di Desa Doroampel, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Melihat fenomena di tengah lesu dan anjloknya harga ikan konsumsi dan ikan hias seperti gurami, lele dan koi, justru para pembudidaya mulai beralih melirik budidaya lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) lantaran lebih menjanjikan.

Pasalnya selain biaya pemeliharaan lebih murah, permintaan pasar terhadap lobster jenis ini terus meningkat sementara jumlah pembudidaya masih terbatas. Selain itu, keunggulan utama budidaya lobster air tawar adalah efisiensi pakan karena memanfaatkan limbah sekitar seperti ikan dan ayam mati dari peternakan, serta sisa makanan dapur untuk memberi makan lobster.

Salah satu pelaku usaha yang sukses mengembangkan budidaya lobster air tawar ialah Budi Tri Satyo, warga Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, yang kini beralih ke lobster air tawar setelah mengalami kerugian akibat harga ikan yang jatuh dan biaya pakan tinggi.

"Waktu itu saya rugi sekitar Rp15 juta karena harga ikan tidak sebanding dengan biaya pelet. Dari situ saya mulai cari alternatif dan tertarik pada lobster air tawar," kata Budi di Tulungagung, Jumat (07/11/2025).

Dari hasil pembesaran, lobster air tawar yang dipelihara selama 6–8 bulan dapat mencapai ukuran pasar, dengan harga jual antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram, tergantung kualitas dan ukuran.

Selain itu, permintaan pasar saat ini tidak hanya datang dari konsumen akhir, tetapi juga pembudidaya baru yang membutuhkan indukan. Karena itu, sebagian lobster dipasarkan sebelum mencapai ukuran konsumsi.

Ditambah, harga jual yang stabil dan biaya produksi yang rendah membuat usaha ini relatif aman dari fluktuasi pasar. Sehingga, Budi berharap, semakin banyak masyarakat yang mengembangkan budidaya lobster air tawar agar produksi di daerahnya dapat memenuhi permintaan pasar secara berkelanjutan.

"Kalau pasokan bisa terjaga, lobster air tawar akan jadi komoditas unggulan baru dari Tulungagung," ujarnya menegaskan. tl-01/dsy

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…