SURABAYAPAGI.com, Madiun - Maraknya polusi atau udara kotor akibat kendaraan memicu berbagai penyakit khususnya pernafasan serta merusak lapisan ozon. Oleh karenanya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun melakukan kegiatan uji emisi gas buang kendaraan bermotor secara gratis.
"Pencemaran udara akibat kendaraan bermotor tidak hanya berdampak pada lingkungan, tapi juga kesehatan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini penting dilakukan secara berkelanjutan," ungkap Subkoordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, DLH Kota Madiun, Anita Yuli Mayasari, Jumat (14/11/2025).
Kegiatan tersebut digelar bergiliran di puluhan kelurahan sebagai upaya andil menekan pencemaran udara di Kota Madiun. Oleh karenanya, program rutin ini digelar di seluruh kelurahan sebagai langkah pemantauan kualitas udara sekaligus edukasi pencegahan polusi udara ke masyarakat.
"Uji emisi kami lakukan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kondisi kendaraan agar tidak menjadi sumber pencemaran udara. Kendaraan yang tidak terawat bisa menghasilkan emisi berlebih, seperti karbon dioksida dan nitrogen dioksida," jelasnya.
Lebih lanjut, diketahui kegiatan tersebut dilaksanakan bergiliran di 27 kelurahan dengan target sekitar 50 kendaraan per kelurahan setiap harinya. Sedangkan untuk uji emisi tersebut mencakup berbagai jenis kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil berbahan bakar bensin atau solar.
"Selama hasilnya masih di bawah ambang batas baku mutu, kendaraan dinyatakan lolos. Jika tidak, kami sarankan pemilik melakukan perawatan berkala," katanya.
DLH menargetkan ribuan kendaraan akan diuji emisi sepanjang tahun. Sehingga, DLH Kota Madiun komitmen untuk terus menggelar uji emisi secara rutin sebagai upaya ikut serta menjaga lingkungan dan menekan perubahan iklim. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu