Alternatif Perekonomian, Tambak Udang Trenggalek Disulap Jadi Mangrove

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan tambak udang di Trenggalek diubah jadi ditanami mangrove. SP/ TRG
Penampakan tambak udang di Trenggalek diubah jadi ditanami mangrove. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai solusi alternatif mendongkrak perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek tengah berupaya alih fungsi lahan menjadi kawasan sabuk hijau di pesisir selatan dinilai lebih bermanfaat. Salah satunya dengan tambak udang menjadi kawasan hutan mangrove.

Diketahui, kawasan bekas tambak udang di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek selain menjadi benteng laut, kawasan tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk alternatif perekonomian masyarakat. Selain itu, alih fungsi tersebut juga dapat melindungi kawasan daratan dari ancaman abrasi.

"Kalau tambak udang cenderung merusak ekosistem laut karena ada limbahnya, untuk itulah kami bersama UINSA dan pemilik tambak ingin mengubah itu, dan sekaligus menambah luasan sabuk hijau di pesisir pantai di Kecamatan Panggul," ungkap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Jumat (14/11/2025).

Lebih lanjut, ide ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat dan pemilik tambak setempat. Bahkan, enam orang secara sukarela ikut dalam program "Tambak Mangrove". Pasalnya, saat ini akses ekonomi masyarakat bisa digeser lebih ramah lingkungan sekaligus melindungi kawasan bibir pantai.

Pihaknya juga berharap bibit mangrove tersebut dapat dijaga sehingga bisa tumbuh dengan baik. Terciptanya kawasan hutan mangrove diyakini akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Hutan mangrove akan menjadi habitat udang, kepiting, hingga ikan, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Alhamdulillah, sudah ada yang besar. Kemudian di sini ada enam penambak yang sudah mendeklarasikan diri menjadi pionir dengan total luasan rata-rata seribuan hektare, jadi ada 6.000 meter persegi. Nanti dari situ kami mulai mencoba untuk mengajak yang lain ikut terlibat," jelas Bupati Arifin.

Selain untuk menyelamatkan lingkungan pesisir, keberadaan hutan mangrove tersebut ke depan diharapkan juga bisa menjadi kawasan wisata edukasi yang representatif. Tak lupa, pihaknya pun berharap bibit mangrove tersebut dapat tumbuh dengan baik, dan memberikan manfaat bagi ekologi dan ekonomi masyarakat Trenggalek. tr-02/dsy

Berita Terbaru

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…

Proyek LNG Masela dikembangkan Perusahaan Migas Jepang

Proyek LNG Masela dikembangkan Perusahaan Migas Jepang

Jumat, 17 Jul 2026 01:07 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan proyek migas Abadi Masela sudah ditunggu-tunggu bangsa Indonesia. Pengembangan lapangan migas raksasa d…

Mendagri Akui Kepala Daerah Suka Akali Pengawasan

Mendagri Akui Kepala Daerah Suka Akali Pengawasan

Jumat, 17 Jul 2026 01:04 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan perlu ada sistem pengawasan masalah keuangan. “Nah jadi yang kita bisa lakukan a…