SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kedung Cinet dijuluki sebagai Grand Canyon-nya Jombang, hal itu karena dalam bahasa Jawa, kedung berarti sungai, sementara cinet berarti cepat, sehingga Kedung Cinet diartikan sungai yang memiliki aliran deras, Minggu (16/11/2025).
Wisata yang berlokasi di Pojok Klitih, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang ini menyimpan keindahan yang luar biasa lantaran berkat tebing-tebing kapur curam yang mengelilingi sungai dengan sudut kemiringan ekstrem hingga 90 derajat.
Batu-batu itu terlihat sangat cantik, menambah keunikan dan keindahan tempat ini. Dibawahnya, mengalir sungai dengan air berwarna hijau kebiru-biruan yang sangat jernih. Bahkan, pengunjung bisa berenang, lantaran air sungainya yang segar dan bersih menjadi daya tarik utama. Perpaduan bebatuan putih kekuningan dan birunya air memang mempercantik tampilannya.
Saat musim kemarau, air sungai menjadi lebih tenang dan jernih, ideal untuk dinikmati. Sehingga, Kedung Cinet Jombang adalah destinasi yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan pengalaman petualangan yang tak terlupakan. Meski demikian, saat musim hujan seperti sekarang, derasnya aliran sungai sangat tidak ramah bagi wisatawan. Wisatawan bisa tenggelam terbawa arus atau jatuh ke sungai karena licinnya bebatuan sepanjang sungai.
Terletak di Desa Klitih, tempat ini buka pukul 07.00–16.00 WIB dan tiket masuknya hanya Rp 5.000. Sebuah hidden gem bagi yang menyukai wisata alam dengan latar yang Instagramable.
Bagi wisatawan yang akan berkunjung, khususnya yang mengendarai roda dua bisa langsung naik menuju ke lokasi wisata. Sementara yang membawa kendaraan roda empat, bisa naik ojek atau menyewa motor yang memang sudah disediakan warga sekitar. Dan untuk menuju ke lokasi wisata, harus melewati jalan setapak sepanjang sekitar 1,5 Km yang sedikit menanjak dan langsung berdampingan dengan jurang di kanan kirinya. jb-01/dsy
Editor : Desy Ayu