DPRD Jatim Desak Gubernur Turun Tangan Pembangunan Batalion 15 Marinir di Pasuruan

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Pasuruan–Probolinggo, Multazamudz Dzikri, terus berupaya mencari jalan tengah terkait penolakan warga atas rencana pembangunan Batalion 15 Marinir di Pasuruan. Dinamika yang berkembang di lapangan membuat dirinya melakukan komunikasi politik hingga ke tingkat pusat.

Multazam menyampaikan bahwa ia telah berdialog dengan sejumlah pihak di DPR RI untuk mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut.

“Sejauh ini saya sudah berkomunikasi dengan Komisi I dan Komisi II DPR RI serta Anggota Pansus Reforma Agraria untuk mencari jalan keluar terbaik atas permasalahan ini,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Menurutnya, respons dari para anggota DPR RI cukup positif. Fraksi PKB DPR RI bahkan disebut siap mengawal proses penyelesaian konflik. Multazam juga tengah mengupayakan penyelenggaraan dialog publik bersama Fraksi PKB DPR RI untuk membahas secara mendalam isu Reforma Agraria di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah respon beliau-beliau baik, insya Allah Fraksi PKB DPR RI siap mengawal. Saya juga sedang mengajukan dialog publik ke Fraksi PKB DPR RI terkait isu konflik Reforma Agraria,” ungkap politisi muda yang akrab disapa Azzam ini.

Ia berharap forum dialog tersebut dapat menjaring lebih banyak aspirasi sekaligus memperkaya data dan pemetaan persoalan agraria yang selama ini dirasakan masyarakat.

“Melalui forum ini, harapannya bisa menjaring aspirasi dan memperkaya data terkait permasalahan agraria,” katanya.

Di tengah upaya pencarian solusi, Multazam meminta pihak Kolatmar Grati menahan diri dan memberi ruang bagi proses dialog demi kebaikan bersama.

“Saya mohon kepada pihak Kolatmar Grati untuk menahan diri. Kita coba cari jalan keluar untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Multazam juga mendesak Gubernur Jawa Timur agar memberikan perhatian serius. Ia menyinggung bahwa penyelesaian konflik agraria di kawasan tersebut pernah dijanjikan sejak periode pertama kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa, namun hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

“Saya berharap Gubernur tidak tinggal diam. Janji sejak periode pertama hingga periode kedua belum juga terealisasi,” tegasnya.

Menurut Multazam, penyelesaian konflik agraria harus mengedepankan prinsip kemanusiaan. Ia menegaskan pentingnya kehadiran negara untuk memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Ayolah kita mediasi bersama, jangan sampai ada korban. Ini soal kemanusiaan. Negara harus hadir memberikan keadilan dan kepastian hukum kepada rakyatnya,” pungkas politisi PKB ini. rko

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…