Longsor di Bukit Gunung Gamping, Akses Dua Desa di Banyuwangi Terisolasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebersamaan warga bersama prajurit TNI saat membersihkan material lumpur akibat longsor. SP/ BYW
Kebersamaan warga bersama prajurit TNI saat membersihkan material lumpur akibat longsor. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Diterjang hujan deras mengakibatkan longsor di Bukit Gunung Gamping, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran hingga material tanah dan batu menutup jalan utama menuju Desa Kandangan dan Desa Sarongan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Akibatnya, akses warga dua desa tersebut terputus. Sehingga, untuk menindaklanjuti kejadian ini, Kodim 0825 Banyuwangi melalui Koramil Pesanggaran mengerahkan personel untuk kerja bakti bersama BPBD Banyuwangi, Dinas PU, aparat gabungan, dan ratusan warga.

“Material longsor menutup jalur dan mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Danramil Pesanggaran, Kapten Arm Edy Tri Santoso dalma keterangan tertulisnya, Senin (24/11/2025).

Diketahui, longsor tersebut diakibatkan cuaca yang tidak menentu, sehingga potensi longsor susulan tetap harus diwaspadai. Hal itu juga ditegaskan BPBD Banyuwangi bahwa kondisi di sekitar bukit masih rawan dan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama bagi warga yang melintas di jalur terdampak. 

“Kami imbau masyarakat tetap waspada dan utamakan keselamatan,” jelas Kepala BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto.

Sementara itu, dalam pembersihan, alat berat ekskavator dikerahkan untuk mempercepat penyingkiran material, sementara warga dan petugas lainnya bekerja manual membuka jalan yang tertimbun.

“Prioritas kami membuka akses dan memastikan keamanan masyarakat. Situasi ini butuh kerja cepat dan gotong royong. Alhamdulillah semua pihak bergerak bersama,” kata Edy.

Dan hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih berlangsung secara bertahap. Tim gabungan terus berkoordinasi agar akses menuju Kandangan dan Sarongan dapat kembali dilalui tanpa membahayakan pengguna jalan. by-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…