BPBD Lumajang Catat Ratusan Ternak Warga Terdampak Erupsi Semeru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga saat menunjukkan kandang ternak di Lumajang mati tersapu erupsi Semeru, hingga ratusan ternak. SP/ LMJ
Salah satu warga saat menunjukkan kandang ternak di Lumajang mati tersapu erupsi Semeru, hingga ratusan ternak. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Musibah Erupsi Gunung Semeru berupa awan panas dengan guguran sejauh 13 kilometer pada Rabu (19/11/2025) lalu tidak hanya merusak sejumlah rumah warga dan fasilitas umum, namun juga hingga ternak warga di wilayah tersebut.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lumajang mencatat ratusan hewan ternak dilaporkan mati tersapu awan panas guguran dan banjir lahar dingin yang menerjang Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. 

"Selain rumah warga, erupsi Gunung Semeru mengakibatkan sebanyak 168 ekor domba dan 4 ekor sapi mati," ujar manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang Dwi Nur Cahyo, Selasa (25/11/2025).

Bahkan, sebagian besar ternak ditemukan terkubur bersama kandangnya, meninggalkan pemandangan memilukan bagi pemiliknya. Salah satu warga terdampak adalah Buadi, warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Tiga ekor domba miliknya ditemukan mati tertimbun material vulkanik di dalam kandang.

"Di kandang Pak Buadi ada 3 ekor domba yang mati terkubur awan panas Gunung Semeru. Dombanya tidak sempat diselamatkan oleh pemiliknya," kata salah satu warga Supiturang, Nur Yadi.

Sama halnya, Surahmah, warga Dusun Sumbersari, menjadi salah satu yang kehilangan seluruh ternaknya. Pasalnya, awan panas datang tiba-tiba sehingga warga hanya sempat menyelamatkan diri. 

“Kami hanya bisa lari menyelamatkan diri. Enggak sempat berpikir apa-apa. Ternak sudah kami anggap tabungan, sekarang habis semua,” ujarnya

Lebih lanjut, menanggapi bencana ini, upaya cepat dilakukan oleh tim kesehatan hewan. Dokter hewan dari UPT Puskeswan Pasirian, drh Zulfikar, menerangkan bahwa penanganan segera sangat krusial untuk mencegah kematian susulan dan potensi penyebaran penyakit dari bangkai ternak. Sehingga, petugas bersama relawan melakukan tindakan pemusnahan dengan cara dibakar. 

"Hal ini merupakan prosedur standar untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit dan menjaga sanitasi lingkungan di wilayah bencana," tandasnya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…

Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo 

Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo 

Selasa, 12 Mei 2026 15:16 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 15:16 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung baru saja merampungkan pemantauan intensif selama tiga hari di titik l…

Giliran Istri Maidi Dipanggil KPK Dalam Kasus Dugaan Korupsi Maidi  ‎

Giliran Istri Maidi Dipanggil KPK Dalam Kasus Dugaan Korupsi Maidi ‎

Selasa, 12 Mei 2026 15:13 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 15:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Yuni Setyawati, istri Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, sebagai saksi dalam pendalaman k…

Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan

Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan

Selasa, 12 Mei 2026 14:18 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan menjaga…