Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Lahan Petani Seluas 105 Hektare Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi lahan pertanian di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, Lumajang, terancam gagal panen dan rusak. SP/ LMJ
Kondisi lahan pertanian di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, Lumajang, terancam gagal panen dan rusak. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Imbas terdampak erupsi Gunung Semeru membuat sejumlah petani meringis. Pasalnya, ratusan hektare lahan pertanian di Kabupaten Lumajang rusak parah dan terancam gagal panen akibat tersapu awan panas Gunung Semeru. 

Bahkan sebagian lahan tak lagi bisa ditanami karena tertimbun material vulkanik yang tebal. Kini, hamparan yang seharusnya berwarna hijau berubah menghitam, menjadi tumpukan pasir vulkanik. Beberapa lahan bahkan hilang tak tersisa.

Diketahui, kurang lebih 105 hektare lahan pertanian terdampak erupsi Gunung Semeru. Selain tanaman rusak, sebagian tanah sawah terkubur material vulkanik sehingga tidak dapat ditanami kembali. Kondisi itu terlihat di bekas lahan pertanian warga di Dusun Gumuk Mas, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. 

"Untuk dampak erupsi Gunung Semeru mengakibatkan 105 hektare lahan pertanian warga terdampak," ujar Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Dwi Nur Cahyo, Rabu (26/11/2025).

Sementara itu, salah satu petani, Matjuri, mengaku tanaman cabainya rusak akibat paparan abu vulkanik Semeru. Pucuk cabai rusak sehingga harus dirawat ekstra jika ingin terhindar dari gagal panen.

"Bagian pucuk tanaman cabainya rusak terkena abu vulkanik. Sehingga jika menghindari gagal panen harus dirawat secara ekstra," ujar Matjuri.

Diketahui, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)  Lumajang mencatat sejumlah komoditas ikut terdampak erupsi, mulai padi, cabai, tomat, salak, tebu, hingga kopi.

Selain itu, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama BPBD Lumajang juga turut memastikan proses pendataan, pemantauan, dan rencana pemulihan ekonomi dilakukan secara terkoordinasi agar warga yang kehilangan sumber penghasilan tetap terlindungi. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Membludaknya kasus perceraian menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan pada Kamis, (23/4/2026) dilakukan…

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh tiga terdakwa d…

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dua pelaku curanmor di Wilkum Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil di bekuk Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, dua pelaku VA…

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…