Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu MBG, Tujuh Dirujuk ke RSUD Caruban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan siswa dari tiga sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025).
Puluhan siswa dari tiga sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025).

i

SURABAYA PAGI, Madiun — Puluhan siswa dari tiga sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025).

Sedikitnya 42 siswa dari SDN Klecorejo, SDN Kebonagung, dan SDN Darmorejo harus mendapatkan penanganan medis.

Insiden ini membuat aktivitas belajar mengajar terganggu. Beberapa siswa dipulangkan lebih awal lantaran kondisi yang terus menurun, sementara lainnya langsung dievakuasi ke puskesmas untuk pemeriksaan.

Susanto, orang tua siswa SDN Kebonagung 01, mengaku mendapat kabar bahwa anaknya mendadak mual setelah menyantap sebagian kecil menu MBG.

“Anak saya tadi mengeluh mual, tapi katanya tidak banyak yang dimakan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang,” ujarnya.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, tak lama setelah jam istirahat pertama. Sejumlah siswa menunjukkan gejala serupa, seperti mual, muntah, pusing, hingga lemas.

Guru dan tenaga kesehatan sekolah kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum mengarahkan para siswa ke fasilitas kesehatan.

Sedikitnya tujuh siswa dirujuk ke RSUD Caruban untuk observasi lanjutan, sementara siswa lainnya diperbolehkan pulang usai mendapat penanganan medis di Puskesmas Klecorejo.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan tenaga kesehatan masih melakukan pemantauan serta pendataan lanjutan untuk memastikan kondisi seluruh siswa yang terdampak. (man)

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…