SURABAYAPAGI.com, Batu - Berdasarkan data yang dihimpun, hingga pertengahan bulan November 2025, angka kunjungan wisatawan di Kota Batu justru merosot jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, kunjungan wisatawan tersebut belum menyentuh enam juta orang.
Padahal jumlah kunjungan wisata di Kota Batu sepanjang tahun 2024 sebanyak 10,87 juta atau nyaris mencapai 11 juta orang. Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan di Kota Batu sejak awal Januari hingga 17 November 2025 tercatat sebanyak 4.607.546 orang. Sementara target kunjungan wisata 2025 sebanyak 11,5 juta orang.
Meski merosot jauh, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu masih optimis angka kunjungan wisatawan di Kota Batu akan terus meningkat. Terlebih sebentar lagi akan masuk pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Onny Ardianto mengatakan bahwa saat ini, pihaknya tengah melakukan perhitungan wisatawan secara akurat dengan menggunakan Mobile Data Positioning (MDP). Sehingga, dengan adanya perhitungan tersebut tidak lagi bertumpu pada pencatatan manual, melainkan pada deteksi mobilitas perangkat telekomunikasi.
''MDP ini mulai kita praktekkan pada bulan November 2025 ini. Cara itu bisa menghitung wisatawan berdasarkan gadgetnya, berapa yang masuk ke Kota Batu," jelas Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Onny Ardianto, Jumat (28/11/2025).
DIketahui, Teknologi MDP sendiri memiliki keunggulan karena mampu menangkap pergerakan manusia secara presisi dalam ruang dan waktu. Data berbasis mobilitas ini berpotensi besar digunakan sebagai indikator statistik, terutama untuk sektor pariwisata, transportasi, hingga kependudukan. MDP ini dipilih juga karena perhitungan data kunjungan wisatawan selama ini masih banyak mengandalkan metode manual dan akurasinya kurang optimal.
"Nanti saat momen Nataru, Insyaallah kita sudah bisa mendapatkan data bulan November. Jadi kita bisa memperkirakan titik-titik mana yang akan ramai di Desember," tandasnya. bt-01/dsy
Editor : Desy Ayu