Percepat Akses Jalan di Sekitar Bandara Jember dan Dhoho Kediri 

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pembukaan kembali Bandara Notohadinegoro Jember dan beroperasinya Bandara Internasional Dhoho Kediri disambut optimistis oleh Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko. Namun, di tengah optimisme tersebut, Dewanti memberi peringatan bahwa dua bandara itu tidak akan memberikan dampak signifikan bagi ekonomi dan pariwisata daerah jika akses jalan dan transportasi pendukung tidak dibenahi.

“Saya berdoa mudah-mudahan itu bisa secara operasional jalan terus,” ujarnya saat ditemui di DPRD Jatim.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim itu mengingatkan bahwa Bandara Jember sebelumnya sempat berhenti beroperasi, begitu pula Bandara Dhoho Kediri. Keduanya menghadapi tantangan rendahnya jumlah penumpang yang tidak sebanding dengan biaya operasional.

“Mudah-mudahan ini sesuatu yang luar biasa. Yang nantinya berdampak pada potensi wisata lokal,” tegas mantan Wali Kota Batu tersebut.

Menurut Dewanti, dua bandara itu memiliki peluang besar menjadi motor pertumbuhan ekonomi kawasan, baik di Jember maupun Kediri. Ia meyakini bahwa bila dikelola dengan baik, industri, UMKM, hingga destinasi wisata di sekitar bandara akan bergerak lebih cepat. Namun, ia menegaskan bahwa potensi tersebut tidak akan terwujud tanpa kesiapan transportasi yang nyaman, aman, dan terjangkau.

“Wisatawan atau tamu yang datang jangan sampai kesulitan. Harus ada transportasi yang siap, nyaman, dan terjangkau,” tandasnya.

Secara teknis, fasilitas dua bandara itu dinilai sudah memadai. Bandara Notohadinegoro Jember kini memiliki runway 1.645 x 30 meter, apron 68 × 96 meter, serta terminal seluas 920 m². Kemenhub bahkan menyiapkan pengembangan runway menjadi 2.250 x 45 meter, bahkan berpotensi hingga 2.500 meter untuk melayani pesawat berbadan besar.

Bandara Dhoho Kediri dibangun sebagai megaproyek modern dengan runway 3.300 x 45 meter, terminal 18.000 m² berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun, serta apron yang mampu menampung hingga 12 pesawat narrow body dan 3 pesawat wide body.

“Bandara itu pintu. Tapi tanpa jalan yang nyaman, shuttle, feeder, dan transportasi publik yang memadai, wisatawan akan berhenti di pintunya saja,” tegas Dewanti.

Menurutnya, pemerintah daerah harus segera menyediakan trayek DAMRI, shuttle reguler dari pusat kota, serta jalur penghubung antar objek wisata agar pergerakan wisatawan semakin mudah dan efisien.

Dewanti juga menyoroti data awal operasional Bandara Dhoho Kediri. Berdasarkan laporan AP I, pada arus mudik Lebaran 2024, bandara tersebut mencatat 1.155 penumpang hanya dalam beberapa hari, meski penerbangannya masih terbatas.

“Ini sinyal positif bahwa minat masyarakat cukup tinggi. Tapi kalau aksesnya tidak cepat dibenahi, potensinya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Sebagai Anggota Komisi D, Dewanti memastikan pihaknya siap mengawal kebijakan dan penganggaran yang diperlukan untuk memperkuat operasional dua bandara tersebut. Ia meminta Pemprov Jatim tidak hanya membangun infrastruktur bandaranya saja, tetapi juga akses pendukung seperti peningkatan jalan provinsi, jalur wisata, transportasi terintegrasi, hingga rekayasa lalu lintas yang ramah penumpang.

“Setiap rupiah pembangunan harus kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata—pariwisata bangkit, usaha bergerak, dan ekonomi lokal tumbuh,” tegasnya.

“Ingat, bandaranya sudah bagus. Sekarang saatnya membangun akses yang mudah. Kalau tidak, dampak pembangunan hanya berhenti di papan nama,” pungkasnya. Rko

Berita Terbaru

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil meraih predikat Sector Champion pada kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati Runner Up dalam…

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia…

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pejabat Kantor ATR/BPN Ponorogo tampaknya mulai susah tidur. Ini setelah Ombudsman Republik Indonesia resmi menindak lanjuti…

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi d…

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…