SURABAYAPAGI.com, Malang - Momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/20226) biasanya dimanfaatkan sejumlah keluarga untuk berlibur. Salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur ada di Kota Malang. Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, berupaya mendongkrak kunjungan wisatawan tersebut.
Saat ini, Pemkot telah berkomitmen dalam memperkuat sinergi dari berbagai kolaborasi dengan sejumlah pihak terkait dalam upaya meningkatkan angka kunjungan wisata, di antaranya memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan memetakan titik rawan macet di jalur menuju destinasi wisata.
"Kami terus berkolaborasi dengan menyesuaikan tupoksi organisasi perangkat daerah, seperti memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan antisipasi munculnya kemacetan saat libur Natal 2025 sampai Tahun Baru 2026," ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi, Senin (01/12/2025).
Lebih lanjut, diketahui Disporapar Kota Malang mencatat jumlah kunjungan wisatawan hingga November 2025 mencapai 2,67 juta atau sudah 80,05 persen dari target angka kunjungan wisatawan tahun ini yang sebanyak 3,3 juta. Sementara untuk target kunjungan wisata Kota Malang tahun ini mengalami peningkatan sebesar 100 ribu wisatawan dibanding periode 2024.
Sedangkan untuk kunjungan wisatawan ke Kota Malang didominasi oleh kategori wisatawan nusantara dengan jumlah 2,59 juta orang dan 72.877 lainnya adalah wisatawan mancanegara. Sehingga, pihaknya optimistis melalui serangkaian upaya kolaborasi bersama lintas OPD paling tidak target angka kunjungan wisata 2025 yang tersisa sekitar 628 ribu bisa terpenuhi pada akhir semester II 2025.
Selain itu, Baihaqi juga turut memperkuat kolaborasi dengan pihak swasta dan para kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk memastikan kesiapan masing-masing destinasi dalam menyambut kedatangan pelancong.
"Kami pusatkan untuk peningkatan layanan, keselamatan, kenyamanan bagi wisatawan sehingga Kota Malang jadi kenangan indah bagi wisatawan," tutur dia. ml-05/dsy
Editor : Desy Ayu