Sebelum Luncurkan SIDAYA Kunjungi Keluarga Resiko Stunting (KRS)

Dorong Kualitas Hidup Lansia, Mendukbangga BKKBN Luncurkan "SIDAYA" di Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mendukbangga BKKBN Wihaji saat berdialog langsung dengan Keluarga Resiko Stunting (KRS) di Desa Rancang Kencono Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Mendukbangga BKKBN Wihaji saat berdialog langsung dengan Keluarga Resiko Stunting (KRS) di Desa Rancang Kencono Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Guna untuk meningkatkan kualitas hidup lansia menuju lansia SMART Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif (SMART), Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, meluncurkan secara resmi program nasional Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA), di Pendopo Lokatantra, Lamongan, Kamis, (4/12/2025).

Peluncuran ini diawali dengan kunjungan Menteri bersama bupati Lamongan, ke Hariyati ibu hamil warga Desa Rancang Kencono, Kec/Kab. Lamongan sebagai Keluarga Resiko Stunting (KRS).  Di rumah Hariyati, menteri Wihaji lansung melihat kondisi rumah, sanitasi air bersih, kebersihan hingga kondisi yang dialami oleh keluarga KRS ini. 

Diakhir kunjungannya menteri Wihaji memberikan sejumlah bantuan, yang diharapkan bantuan itu bisa memberikan suntikan moral, dan juga upaya menambah pendapatan keluarga. 

"Tentu ini bagian dari upaya  negara hadir pemerintah hadir salah satu menyapa dan melihat langsung warga Kabupaten Lamongan ini, yang berpotensi KRS apa itu keluarga stunting yang kebetulan lagi hampir 8 bulan jadi saya ngecek dapurnya saya ngecek airnya saya ngecek kondisinya, rumahnya memang layak untuk diperbaiki insya Allah kita  bangunkan rumahnya," ujarnya 

Sementara itu, Data Statistik Penduduk Lanjut Usia (BPS, 2024) menyebutkan bahwa, proporsi penduduk lansia di Indonesia mencapai 12 persen dari populasi penduduk Indonesia. Hal ini berarti Indonesia telah memasuki era penduduk menua (aging population) karena jumlah penduduk lansia melebihi angka 10 persen. 

Fenomena aging population ini dapat dimanfaatkan sebagai bonus demografi, artinya lansia dipandang sebagai kontributor pembangunan apabila lansia memiliki produktivitas bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. 

Namun faktanya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, sekitar dua dari lima (42,81 persen) lansia mengalami keluhan kesehatan selama sebulan terakhir dengan angka morbiditas sebesar 20,71 persen. "Maka, tugas besar untuk mewujudkan lansia SMART tidak dapat hanya dilakukan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), namun oleh berbagai pihak. Dilakukan dalam bentuk pentahelix dengan integrasi dan sumbangsih secara konkret melalui program SIDAYA," terangnya.

SIDAYA adalah lansia tangguh yang sehat, produktif, merasa aman dan mampu berpartisipasi dalam kegiatan sesuai dengan minat dan potensinya. “SIDAYA juga merupakan bentuk pendampingan bagi keluarga lansia dan lansia itu sendiri melalui kepedulian dan peran serta multisektor,” ujar Menteri Wihaji dalam sambutannya.

Dalam dua hari kunjungan dinas, Menteri Wihaji melakukan kunjungan ke Keluarga Resiko Stunting (KRS) di Desa Rancang Kencono dan Desa Siman, kemudian lanjut ke pondok pesantren Al-Fattah Induk dan berdialog dengan 1000 Santri. Keesokan harinya, Menteri Wihaji berkunjung ke pasar tradisional Sekaran dan melakukan diskusi interaktif dengan lansia entrepreneur. 

Dalam rangkaian peluncuran SIDAYA, Menteri Wihaji secara simbolis menyerahkan alat bantu lansia, menyaksikan wisuda Sekolah Lansia, dan melakukan diskusi interaktif serta mengunjungi booth kegiatan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satya Gatra), pameran program dan gelar dagang lansia entrepreneur, pelayanan kesehatan bagi lansia, dan bilik konseling. jir

Berita Terbaru

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”

Selasa, 21 Apr 2026 20:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menindak lanjuti aduan jukir yang merasa resah atas narasi negatif dan dugaan intimidasi di lapangan. Komisi A DPRD Surabaya h…

Sinergi Melintas Perlindungan Tuntas, BPJS Ketenagakerjaan Launching Gerakan Sadar Jamsostek

Sinergi Melintas Perlindungan Tuntas, BPJS Ketenagakerjaan Launching Gerakan Sadar Jamsostek

Selasa, 21 Apr 2026 19:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 19:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Malang resmi meluncurkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ke…

Belajar Listrik Lebih Dekat, Siswa MI Alam Succes School Center Kunjungi Gardu Induk Banaran

Belajar Listrik Lebih Dekat, Siswa MI Alam Succes School Center Kunjungi Gardu Induk Banaran

Selasa, 21 Apr 2026 18:53 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Kediri – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menerima kunjungan edukasi dari MI Alam Succes School Center K…

Target Terpenuhi, BPPD Sidoarjo Terus Berinovasi Untuk Optimalisasi Pajak

Target Terpenuhi, BPPD Sidoarjo Terus Berinovasi Untuk Optimalisasi Pajak

Selasa, 21 Apr 2026 17:50 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI.com,Sidoarjo - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo terus melakukan optimalisasi pemungutan pajak daerah dan inovasi pelayanan…

Empat Pengedar Sabu Jaringan Gresik–Surabaya Dibekuk, Polisi Sita Puluhan Gram Barang Bukti

Empat Pengedar Sabu Jaringan Gresik–Surabaya Dibekuk, Polisi Sita Puluhan Gram Barang Bukti

Selasa, 21 Apr 2026 17:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya pemberantasan narkotika kembali menunjukkan hasil. Jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu lintas w…

4.000 Lebih UMKM Mamin Kota Mojokerto Dikebut Sertifikasi Halal

4.000 Lebih UMKM Mamin Kota Mojokerto Dikebut Sertifikasi Halal

Selasa, 21 Apr 2026 17:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mempercepat sertifikasi halal bagi ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya…