Pelaku Pencurian Perhiasan Emas di Blitar, Pegawai Honorer Pemkot

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Nenek Yulistyawati 53 warga desa Kemloko Kec. Nglegok Kab. Blitar, harus kehilangan perhiasan emas miliknya, yang berada di lemari dalam kamarnya, perhiasan emas yang tersimpan di kotak, hilangnya perhiasan emas itu setelah korban habis  memandikan cucunya, kejadian pada Kamis 4 Desember 2025 baru diketahui korban  sekitar pukul 16.30, setelah keluarga korban dan saksi saksi melapor ke Polsek Nglegok, akhirnya diduga pelaku berhasil diringkus Polisi dalam kurun waktu beberapa jam.

Kejadian pencurian itu dibenarkan Kapolsek Nglegok AKP Murdiyanto SH melalui Kasi Humas Polres Blitar Kita Iptu Samsul Anwar pada wartawan siang tadi, pelaku MYPP 29 warga Kel./ Kec.Sukorejo Kota Blitar ini, dalam aksinya sebelum lakukan pencurian, pelaku mondar mandir depan rumah korban, uniknya pelaku saat itu kenakan baju Merah seperti pakaian seragam hari Kamis dari Pemkot Blitar, hal itu seperti disampaikan saksi saat memberikan kesaksian di Polsek Nglegok.

"Kini kasus tersebut masih terus dilakukan penyidikan terhadap pelaku, sehingga tuntas dalam penyidikan yang disertai bukti bukti yang ada ." Ujar Iptu Samsul.

Proses kejadian pencurian perhiasan emas tersebut, seperti yang disampaikan saksi saksi dalam keterangan di depan Unit Reskrim Polsek Nglegok, pada Kamis 04 Desember 2025 sekira Pukul 15.00 pelapor bersama keluarganya berada di teras rumah termasuk anak pelapor, selang beberapa waktu,  pelapor (Korban) pukul 15.30 pelapor masuk rumah untuk memandikan cucunya (anak saksi) di kamar mandi.

Selanjutnya pelapor sekitar pukul 16.30 masuk kamar dimana pelapor menyimpan perhiasan perhiasannya untuk mengambil pakaian untuk mandi sore, saat masuk ke dalam kamar itulah pelapor melihat kotak warna merah muda tempat penyimpanan perhiasan emas milik pelapor dalam kondisi terbuka dan perhiasaan sudah tidak ada, kemudian pelapor memanggil anaknya ANIS (saksi)  untuk membantu mencari perhiasaan tersebut namun  tidak berhasil ditemukan, atas kehilangan perhiasan itu, korban   mendapatkan informasi dari tetangganya (saksi) yang tinggal samping rumah pelapor, bahwa saksi  melihat ada seorang laki-laki memakai baju merah mondar mandir berada disekitar rumah pelapor, hal itu terlihat saksi (Dito) terlihat dari kamar rumahnya (saksi)  

"Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 65.000.000 (enam puluh lima juta rupiah) dengan berat perhiasan total 44.22 Gram, selanjutnya atas laporan korban petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan  pelaku di Kel.Kauman Kec.Sukorejo Kota.Blitar kemudian pelaku beserta barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Nglegok." Imbuh Iptu Samsul.

 

Dalam rincian perhiasan yang berhasil dicuri MJPPB berupa 3 Gelang emas masing masing 9.87 gram, 15.35 gram dan 10.68 gram, dua buah cincin masing berat 4.8 gram dan 3.43 gram.

 

"Guna penyelidikan dan penyidikan Polisi menyita barang bukti, 1 unit sepeda motor merk Honda Vario Nopol : AG-2125-REF, warna merah silver, tahun 2010, (satu) buah kemeja batik warna Merah, 1 (satu) buah warna hijau putih, dan 1 (satu) buah cincin emas beserta suratnya dari Toko Emas BERKAH berat 1.89 gr , dua buah HP merk Iphone 13 warna Biru dan HP merk Samsung Galaxy S7 warna Gold, untuk tersangka ditahan di Polsek Nglegok untuk proses hukum selanjutnya."pungkas Iptu Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Selasa, 29 Sep 2026 19:43 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina meraih Platinum Award pada ajang Innovation Technology f…

Kekeringan Semakin Parah di Ponorogo, TNI Droping Air di Wilayah Krisis Air Bersih

Kekeringan Semakin Parah di Ponorogo, TNI Droping Air di Wilayah Krisis Air Bersih

Selasa, 29 Sep 2026 19:15 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Ponorogo— Kekeringan di Kabupaten Ponorogo semakin parah. Hingga akhir September 2026 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) P…

KPK Kembali Geledah Rumah Maidi di Jalan Merpati, Terkait Pengembangan TPPU

KPK Kembali Geledah Rumah Maidi di Jalan Merpati, Terkait Pengembangan TPPU

Selasa, 29 Sep 2026 19:08 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi di Jalan Mer…

BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Literasi Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi dan BPR

BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Literasi Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi dan BPR

Selasa, 29 Sep 2026 18:19 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 18:19 WIB

SURABAYA PAGI.com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang menggelar kegiatan literasi kerjasama keagenan korporasi kepada Koperasi, BPR dan perusahaan…

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas layanan kesehatan menjadi modal penting bagi Kota Mojokerto untuk mempercepat upaya e…

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 sukses dilaksanakan pada Minggu (27/9) di Balai Kota Surabaya. Mengusung tema Energy of…