SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Demi menekan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) hingga meringankan beban orangtua bagi pelajar yang menggunakan angkutan umum, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perhubungan (dishub) setempat memprogramkan Angkutan Gratis Pelajar (AGP).
Angkutan gratis siswa sekolah tahun ini sudah berjalan 7 Tahun, mulai 2018-2025, dan telah memberikan dampak positif. Dan saat ini, didapati AGP telah menjangkau 39 SMP sederajat dengan 12 angkutan perkotaan (angkot) dan 117 armada angkutan pedesaan (angdes).
“Ini merupakan salah satu tindakan preventif terhadap penurunan angka kecelakaan oleh siswa yang belum secara sah mengendarai kendaraan menuju ke sekolah,” kata Sekretaris Dishub Magetan Heri Endro Purnomo, Rabu (10/12/2025).
Selain itu, diperkirakan, Pemkab Magetan melalui program AGP akan tetap diteruskan di tahun 2026 mendatang didanai oleh APBD. “Ke depan kita berupaya mengajukan tambahan anggaran ke TAPD di Pemda terkait penambahan yang sangat diperlukan siswa-siswa sekolah agar program tersebut senantiasa dinikmati para pelajar,” imbuhnya.
Disatu sisi, Kanit Kamsel Satlantas Polres Magetan Ipda Anjas Wisudarto memastikan program AGP sangat diperlukan masyarakat, karena angka kecelakaan lalu lintas di wilayah magetan didominasi usia produktif, antara usia 17-27 tahun.
“Ini juga yang menjadi tanggung jawab kita bersama, dari angka kecelakaan tersebut sekitar 60 persen berada di usia produktif,” pungkasnya. md-03/dsy
Editor : Desy Ayu