70 Rumah Sakit di Aceh Berfungsi, Terakhir RSUD Aceh Tamiang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu Rumah Sakit di Aceh, menerima perawatan pasien korban banjir meski keterbatasan alat kesehatan imbas banjir Bandang.
Salah satu Rumah Sakit di Aceh, menerima perawatan pasien korban banjir meski keterbatasan alat kesehatan imbas banjir Bandang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Medan - Tekad Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di RSUD yang terdampak longsor dan banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dilakukan. Fokusnya memastikan fasilitas kesehatan kembali berfungsi secepat mungkin.

Hari Rabu (10/12) Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI., mengatakan RSUD Aceh Tamiang, telah jalani proses pembersihan be dengan dukungan TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran. Area IGD yang sempat terendam banjir telah ditangani, dilanjutkan ke gedung Hemodialisa dan Poliklinik. Gudang farmasi di lantai dua dipastikan aman dan stok obat masih mencukupi.

Untuk menopang operasional dasar, rumah sakit telah menerima genset 66.000 watt yang kini berfungsi, serta satu genset tambahan 100.000 watt yang disiagakan. Tim Teknis RS Kemenkes Adam Malik juga sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh alat kesehatan.

Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali dibuka pada Selasa (9/12/2025). Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang dr Andika Putra memastikan layanan darurat dapat dimanfaatkan masyarakat.

"UGD sudah kami siapkan kembali dengan fasilitas yang memungkinkan untuk pelayanan awal," katanya dikutip dari laman Kemenkes, Rabu (10/12).

“UGD sudah kami siapkan kembali dengan fasilitas yang memungkinkan untuk pelayanan awal,” katanya.

Pelayanan bersifat terbatas, namun ketersediaan 20 tempat tidur memungkinkan penanganan kasus-kasus mendesak. RS Kemenkes Adam Malik Medan turut meminjamkan peralatan penting seperti X-ray mobile dan perangkat laboratorium guna mendukung operasional awal.

“Kita dibantu penuh agar UGD segera aktif,” ujar dr. Andika.

Rumah sakit juga bersiap membuka layanan hemodialisis dan instalasi farmasi secara bertahap setelah unit tersebut selesai dibersihkan.

Dengan pembukaan UGD, RSUD Muda Sedia menjadi satu-satunya layanan gawat darurat fungsional di Aceh Tamiang pascabanjir.

Sejumlah warga Aceh Tamiang terpantau mulai mendatangi UGD RSUD Muda Sedia dengan keluhan luka-luka akibat benda tajam yang terbawa arus banjir.

Pecahan seng, paku, dan material rumah tangga menjadi penyebab utama luka.

dr. Andika mengatakan kasus yang diterima didominasi cedera ringan hingga sedang.

“Warga biasanya terluka karena kondisi lingkungan yang penuh lumpur,” jelasnya.

Meski fasilitas belum pulih sepenuhnya, tim medis tetap memberikan penanganan awal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Layanan darurat masih menggunakan sejumlah peralatan pinjaman sambil menunggu perbaikan alat kesehatan yang rusak. Ia mengimbau masyarakat berhati-hati saat membersihkan rumah dan lingkungan untuk mencegah cedera tambahan pascabanjir.

 

Ada 70 Rumah sakit

Berdasarkan data BPS tahun 2016 (data terbaru yang tersedia di hasil pencarian), Provinsi Aceh memiliki total 70 rumah sakit, terdiri dari 64 Rumah Sakit Umum dan 6 Rumah Sakit Khusus;

Kementerian Kesehatan mengungkapkan, puluhan rumah sakit terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

"Total faskes yang terdampak 31 rumah sakit," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus dalam konferensi pers, Jumat (5/12/2025).

Ia mengatakan 31 rumah sakit yang terdampak tersebut berada di Aceh dan Sumatera Utara.

"Dengan rincian, Aceh 13 rumah sakit. Lalu Sumatera Utara 18 rumah sakit," ujarnya.

Meski pelayanan masih terbatas, RSUD Aceh Tamiang menyediakan 20 tempat tidur untuk menangani penanganan kasus-kasus mendesak. RS Kemenkes Adam Malik Medan turut meminjamkan peralatan penting seperti X-ray mobile dan perangkat laboratorium guna mendukung operasional awal.

Sejumlah warga Aceh Tamiang terpantau mulai mendatangi UGD RSUD Muda Sedia dengan keluhan luka-luka akibat benda tajam yang terbawa arus banjir.

Pecahan seng, paku, dan material rumah tangga menjadi penyebab utama luka. dr Andika mengatakan kasus yang diterima didominasi cedera ringan hingga sedang.

"Warga biasanya terluka karena kondisi lingkungan yang penuh lumpur," jelasnya.

Di samping itu RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang juga mulai menata kembali unit farmasi dan layanan cuci darah yang menjadi kebutuhan mendesak pasien kronis.

Unit anestesi turut dipersiapkan agar tindakan bedah dapat dilaksanakan kembali. Pemulihan pelayanan penunjang menjadi bagian dari langkah percepatan agar kebutuhan pasien dapat terpenuhi secara berjenjang. n md/jk/rmc

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…