Siapkan Wisata Petik Jeruk di TBM, Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Petani Jeruk

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Ning Ita saat membuka Pelatihan Budidaya Jeruk yang digelar di PLUT Maja Citra Kinarya. SP/Dwy AS
Wali kota Ning Ita saat membuka Pelatihan Budidaya Jeruk yang digelar di PLUT Maja Citra Kinarya. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat kapasitas petani jeruk melalui Pelatihan Budidaya Jeruk yang digelar di PLUT Maja Citra Kinarya. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas jeruk sekaligus menyiapkan wisata petik jeruk di kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi bersama para petani jeruk di Kantor Kelurahan Pulorejo pada November 2025 lalu. 

“Kita sudah diskusi awal di sana, kemudian saya tindaklanjuti apa yang menjadi kebutuhan panjenengan dengan melakukan kegiatan pelatihan di penghujung tahun ini. Artinya panjenengan sampun mendapatkan ilmu bagaimana supaya jeruk yang kita tanam di Bantaran Sungai Ngotok ini seperti harapan kita bersama. Buahnya bisa lebat, juga manis,” kata Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Ia menambahkan, wisata petik jeruk menjadi salah satu segmen penting dalam pengembangan TBM yang terintegrasi dengan wisata susur sungai. Menurutnya, meskipun luas lahan jeruk di Kota Mojokerto terbatas, namun dengan pengelolaan yang tepat, jeruk TBM berpotensi menjadi produk hortikultura unggulan.

“Lahannya memang tidak luas, tapi kalau dikelola dengan baik, hasilnya bisa maksimal. Jeruk ini bisa menjadi kebanggaan sekaligus mendukung pariwisata Kota Mojokerto,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa untuk meramaikan Kawasan TBM berbagai event juga telah diselenggarakan termasuk beberapa event fun run serta kegiatan kepramukaan. 

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Mojokerto Novi Raharjo Pelatihan Budidaya Jeruk hari pertama dilaksanakan pada 9 Desember 2025. Materi yang diberikan mencakup pengolahan lahan, perawatan tanaman, rekayasa tanaman, hingga pengendalian hama.

“Panen pertama dan kedua biasanya masih masam atau kecut. Namun pada panen ketiga kualitas bisa ditingkatkan menjadi lebih manis melalui berbagai intervensi dan rekayasa tanaman yang telah diajarkan oleh narasumber,” jelas Novi.

Ia menambahkan, hari kedua pelatihan difokuskan pada konsep agrowisata, mengingat kebun jeruk berada di kawasan pariwisata TBM. “Hari ini temanya adalah agrowisata. Artinya mengaitkan lingkupnya teman-teman ini dengan pariwisata. Mengingat lahan jeruk ini ada di lokasi kawasan pariwisata Taman Bahari Mojopahit,” imbuhnya

Sebagai informasi, saat ini Kawasan petik jeruk di bantaran Sungai Ngotok enam kelompok petani jeruk, terdiri dari empat kelompok di sisi selatan sungai dalam kawasan TBM dan dua pengelola di sisi utara Sungai. 

Dalam kesempatan ini turut hadir dua anggota DPRD Kota Mojokerto dari partai Gerindra yang turut berdiskusi dengan para petani peserta pelatihan. Dwi

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…