SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kali ini, Tesla Cybertruck kembali mencatatkan tren positif pencapaian penting di bidang keselamatan. Dimana, Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (Insurance Institute for Highway Safety/IIHS) menganugerahkan penghargaan tertinggi Top Safety Pick+, Rabu (17/12/2025).
Tesla pun tak ragu menjadikan capaian ini sebagai jawaban atas keraguan publik terhadap kemampuan keselamatan kendaraan berdesain ekstrem tersebut. Pasalnya, penghargaan ini menjadi pengakuan paling prestisius dari IIHS, sekaligus menempatkan Cybertruck dalam jajaran kendaraan dengan standar keselamatan tertinggi di Amerika Serikat.
Versi terbaru itu telah mendapatkan sejumlah revisi struktural, termasuk desain ulang pada bagian bawah bodi dan area pijakan kaki. Perubahan tersebut berdampak signifikan terhadap hasil uji tabrak. Dalam pengujian tabrakan depan dengan tumpang tindih kecil, baik dari sisi pengemudi maupun penumpang, Cybertruck meraih penilaian baik.
Selain itu, hasil positif juga dicatatkan pada uji tabrak samping yang diperbarui pada 2024, yang kini menyesuaikan karakter kendaraan modern yang lebih besar dan lebih berat. Dan dengan skor keseluruhan Baik, ditambah performa lampu depan LED, sistem pencegahan tabrakan pejalan kaki, serta kinerja jangkar kursi anak yang solid, Cybertruck berhasil memenuhi seluruh kriteria IIHS.
Capaian ini sekaligus mematahkan anggapan sebagian kritikus yang meragukan kemampuan zona benturan dan penyerapan energi Cybertruck. Tesla bahkan merayakannya di media sosial, termasuk dengan menyindir Matt Farah yang sebelumnya menyatakan Cybertruck tidak akan pernah lolos uji keselamatan.
Namun, keberhasilan di Amerika Serikat belum tentu menjamin jalan mulus di pasar Eropa. Sebaliknya, Eropa unggul dalam melindungi pengguna jalan yang rentan, sebuah aspek yang relatif kurang mendapat perhatian dalam pengujian keselamatan di AS. Cybertruck kini telah membuktikan kemampuannya melindungi penumpang dengan sangat baik.
Namun, kemampuannya untuk memenuhi standar keselamatan eksternal Eropa yang lebih ketat masih menjadi tanda tanya besar. Besar kemungkinan sulit tercapai tanpa perombakan desain mendasar. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu