SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Malam pergantian tahun baru tak nikmat jika tidak disertai acara tahunan yakni bakar-bakar seperti bakar jagung hingga ikan hingga aneka frozen food sosis dan lain sebagianya. Sehingga tak heran jika penjual arang bakal banyak dicari pada momentum tersebut.
Berkah pergantian tahun tersebut turut dirasakan Munir (33), penjual arang di Kota Pasuruan, yang mengaku penjualan arang naik signifikan. Bahkan, penjualan naik dua kali lipat dari hari biasa.
Saat ini, lapak arang miliknya yang berada tepat di depan Pasar Besar Kota Pasuruan tidak pernah sepi. Ratusan bungkus arang ludes terjual hanya sekitar dua jam. Jika pada hari normal ia mampu menjual sekitar 400 bungkus plastik arang, kini jumlahnya melonjak menjadi 800 hingga 850 bungkus per hari.
"Alhamdulillah jelang Tahun Baru ini pembeli ramai. Bahkan saya dapat pesanan sekitar 2.000 bungkus arang dari dua pasar, Pasar Besar dan Pasar Gading," kata Munir, Senin (29/12/2025).
Lebih lanjut, dirinya memperkirakan lonjakan penjualan masih akan terus terjadi hingga malam pergantian tahun nanti. Menurutnya, tingginya permintaan arang dipicu oleh tradisi masyarakat yang memanfaatkan arang untuk kegiatan bakar-bakar.
"Ada juga pembeli yang memilih membeli stok lebih banyak agar tidak kehabisan," pungkasnya.
Sementara itu, menyoal harga tergantung besar kecilnya arang tersebut. Jika dalam plastik kecil seharga Rp 3.500, sementara plastik besar dibanderol Rp 5.000. Meski harga mengalami sedikit kenaikan, tingginya kebutuhan membuat pembeli tetap antusias. Dirinya juga berharap momentum naiknya pembeli arang tak hanya di momen pergantian tahun saja. ps-01/dsy
Editor : Desy Ayu