Jelang Nataru, Sekjen Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan PLN UID Jatim

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan kesiapan dan keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Ahmad Erani Yustika, melakukan kunjungan kerja ke SPKLU Center pada Selasa (23/12/2025). 

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk monitoring kesiapan infrastruktur kelistrikan dan layanan pendukung selama periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dalam kesempatan tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menyampaikan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah strategis melalui penyiapan personel, peralatan, serta fasilitas pendukung guna menjamin kelancaran perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Jawa Timur.

PLN UID Jawa Timur memastikan kesiapan pasokan listrik melalui penguatan sistem pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Masa Siaga Nataru ditetapkan mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, sebagai upaya menjaga keandalan pasokan listrik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan potensi gangguan akibat kondisi cuaca ekstrem.

Menanggapi kesiapan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Republik Indonesia, Ahmad Erani Yustika, menyampaikan apresiasi atas langkah antisipatif yang telah dilakukan PLN. Ia menilai kesiapan PLN mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

“PLN telah menyiapkan seluruh sumber daya secara optimal dengan berbekal pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki. Dengan demikian, seluruh insan PLN dapat bekerja secara solid dan lebih siap dalam menghadapi masa siaga. PLN juga menyiapkan koridor informasi yang tangguh, intensif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga informasi kelistrikan dapat diterima secara utuh dan tidak menimbulkan keresahan,” ujar Ahmad Erani Yustika.

Berdasarkan proyeksi, beban puncak pada malam Hari Raya Natal 2025 diperkirakan mencapai 6.548 megawatt (MW), meningkat sekitar 9 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar 6.005 MW. 

Untuk mengantisipasi lonjakan beban tersebut, PLN menyiapkan cadangan daya sebesar 3.587 MW atau setara 35,39 persen, sehingga sistem kelistrikan tetap berada dalam kondisi aman dan andal.

Dari sisi pasokan energi, sistem kelistrikan Jawa Timur ditopang oleh pembangkit non-energi baru terbarukan (non-EBT) sebesar 8.430 MW atau 96,64 persen, serta pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 293 MW atau 3,36 persen. Seluruh unit pembangkit dipastikan dalam kondisi normal dan siap beroperasi optimal selama periode siaga.

Dalam rangka pengamanan objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, PLN UID Jawa Timur membentuk National Special Force yang disiagakan di berbagai lokasi strategis, antara lain tempat ibadah, bandara, stasiun, terminal, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata. 

Pengamanan dilakukan melalui penerapan sistem suplai listrik berlapis serta kesiapan personel siaga selama 24 jam.

Sebanyak 655 lokasi prioritas di seluruh Jawa Timur telah diamankan melalui penguatan sistem kelistrikan berlapis, kesiapan jaringan distribusi, serta dukungan petugas siaga. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pusat-pusat aktivitas dan keramaian masyarakat tetap memperoleh pasokan listrik yang andal tanpa gangguan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga menyiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik melalui 22 lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Timur dengan total 75 unit dan jarak antar-SPKLU rata-rata sekitar 53,7 kilometer. 

Hingga 22 Desember 2025, tercatat sebanyak 2.493 transaksi pengisian daya dengan total konsumsi energi sebesar 71.637 kWh dan nilai transaksi mencapai Rp176,7 juta. Hal ini menunjukkan kesiapan PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat berbasis kendaraan listrik selama periode libur panjang akhir tahun. Byb

Berita Terbaru

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal…

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Mengawali tahun 2026, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meresmikan Wealth Center terbarunya di Surabaya. Kehadiran fasilitas ini …

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto dan Wamenkeu Thomas Djiwandono, Bereaksi     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Isu perombakan atau re…

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perseteruan antara Dokter Richard Lee dan Doktif, soal produk dan layanan kecantikan, berbias. Doktif, tarik Komisi Yudisial (KY),…

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan…

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Solo - Pihak Paku Buwono (PB) XIV Purbaya kembali mengajukan permohonan perubahan nama usai sebelumnya ditolak oleh di Pengadilan Negeri (PN)…