Rapat Pleno Pemprov Jatim, Khofifah Evaluasi Kinerja 2025 dan Siapkan Arah Pembangunan 2026

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Batu – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Rapat Pleno Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara daring dari RSUD Karsa Husada, Kota Batu, Jumat (2/1/2027).

Rapat pleno tersebut diikuti jajaran pimpinan Pemprov Jatim dari lokasi berbeda. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengikuti rapat dari Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono dari ruang kerja Sekda, sementara para kepala perangkat daerah mengikuti dari kantor masing-masing.

Gubernur Khofifah menegaskan rapat pleno menjadi forum penting untuk menyinkronkan program sekaligus mengevaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang tahun 2025, serta menyiapkan langkah strategis pembangunan tahun 2026.

“Hari ini kita bisa menyinkronkan dan sekaligus melakukan evaluasi perjalanan 2025, serta menyiapkan prediksi mitigasi dan arah pembangunan Jawa Timur di tahun 2026,” ujar Khofifah.

Ia mengakui, selama tahun 2025 terdapat sejumlah tantangan, salah satunya terkait realisasi belanja modal. Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan baik melalui pendekatan inward looking maupun outward looking.

“Inward looking artinya apa yang harus kita benahi ke dalam. Sementara outward looking adalah bagaimana ke depan realisasi belanja bisa lebih signifikan dan berdampak,” jelasnya.

Khofifah menekankan pentingnya realisasi anggaran yang tidak hanya maksimal secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata dan manfaat luas bagi masyarakat.

“Tidak sekadar maksimal, tetapi signifikan dampaknya. Masyarakat harus benar-benar merasakan manfaatnya. Ini tugas kita semua untuk terus berbenah,” tegasnya.

Dalam konteks efisiensi anggaran, Khofifah menegaskan bahwa penyesuaian dilakukan bukan sebagai bentuk pengurangan, melainkan optimalisasi belanja agar lebih tepat sasaran. 

Khofifah juga mendorong penguatan koordinasi dengan kementerian serta komunikasi proaktif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Program pembangunan harus dijalankan dengan semangat jemput bola, proaktif berkoordinasi dengan kementerian terkait serta bupati dan wali kota,” ujarnya.

Terkait arah kebijakan pembangunan Jawa Timur tahun 2026, Khofifah menyampaikan fokus utama akan diarahkan pada penguatan pelayanan dasar. Prioritas tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sosial.

Pada sektor pendidikan melalui program prioritas Jatim Cerdas, Pemprov Jatim akan mendorong pemerataan dan peningkatan akses pendidikan, perluasan bantuan pembiayaan, beasiswa pendidikan tinggi, penguatan sekolah terbuka dan pesantren, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, pengembangan pendidikan vokasi, serta pengembangan sekolah berbasis boarding school.

Sementara di sektor kesehatan melalui program Jatim Sehat, fokus diarahkan pada pemerataan akses layanan kesehatan, peningkatan kualitas dan keadilan pelayanan, serta peningkatan kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Untuk sektor infrastruktur, program Jatim Akses dan Jatim Lestari akan difokuskan pada percepatan pembangunan Jalan Lintas Pantai Selatan (Pansela), penguatan kerja sama antarwilayah, serta pembangunan dan peningkatan sarana prasarana pendukung konektivitas, termasuk pelabuhan.

Adapun di sektor sosial melalui program Jatim Sejahtera, Pemprov Jatim menargetkan penguatan perlindungan sosial yang adaptif, terintegrasi, dan inklusif, peningkatan akses layanan dasar, serta pengembangan ekonomi lokal.

“Kita akan terus menguatkan pelayanan dasar agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ini menjadi fondasi pembangunan bagi kemajuan Jawa Timur di tahun-tahun berikutnya,” pungkas Khofifah. Byb

Berita Terbaru

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan…

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Lebaran Ketupat, PT PLN…