Antisipasi Kasus ‘Super Flu’, Dinkes Madiun Perketat Protokol Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Heri Setyana. SP/ MDN
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Heri Setyana. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menyikapi kasus penularan penyakit ‘super flu’ atau varian influenza A H3N2 subclade K yang sudah menyebar di Jawa Timur (Jatim), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, mulai memperketat protokol kesehatan dengan mengingatkan masyarakat untuk disiplin terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Heri Setyana, pola pencegahan dan penanganan super flu pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan kasus influenza musiman maupun penyakit saluran pernapasan lainnya.

Secara umum super flu memiliki gejala seperti flu biasa, di antaranya demam tinggi, pusing, batuk, dan nyeri otot. Namun, pada sejumlah kasus, memang terasa lebih berat, memiliki masa pemulihan lebih lama karena hal itu tergantung pada kondisi imunitas masing-masing individu. 

"Prinsipnya sama seperti saat penanganan penyakit menular, termasuk pengalaman pada masa COVID-19, yakni disiplin protokol kesehatan, seperti memakai masker ketika sakit, rajin mencuci tangan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," ujar Heri, Rabu (07/01/2026).

Selain prokes, pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta menjaga kebugaran fisik dengan olahraga. 

Pasalnya, upaya tersebut dinilai efektif untuk mencegah infeksi, termasuk kemungkinan terserang varian influenza baru tersebut. Selain itu, Dinkes Kabupaten Madiun juga meminta masyarakat agar tidak panik dan tidak mengaitkan munculnya varian influenza tersebut dengan pandemi COVID-19 kedua.

"Tidak perlu takut berlebihan atau menganggap ini sebagai COVID-19 jilid dua. Yang terpenting tetap disiplin menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika gejala berlangsung lama atau semakin berat," katanya.

Namun, hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu tersebut di wilayah Kabupaten Madiun. Sehingga masyarakat tidak perlu panik berlebihan dan tetap waspada dengan selalu menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. md-01/dsy

Berita Terbaru

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal…

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Mengawali tahun 2026, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meresmikan Wealth Center terbarunya di Surabaya. Kehadiran fasilitas ini …

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto dan Wamenkeu Thomas Djiwandono, Bereaksi     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Isu perombakan atau re…

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perseteruan antara Dokter Richard Lee dan Doktif, soal produk dan layanan kecantikan, berbias. Doktif, tarik Komisi Yudisial (KY),…

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan…

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Solo - Pihak Paku Buwono (PB) XIV Purbaya kembali mengajukan permohonan perubahan nama usai sebelumnya ditolak oleh di Pengadilan Negeri (PN)…