Terancam Gagal Panen: 28 Hektare Lahan Padi di Ponorogo Terendam Banjir, Petani Merugi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan sawah yang ditanami padi terendam banjir di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
Penampakan sawah yang ditanami padi terendam banjir di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Ponorogo berimbas pada puluhan hektar lahan padi milik petani yang saat ini terendam banjir dan bahkan terancam gagal panen. Sehingga para petani harus menelan kerugian besar akibat kejadian tersebut.

Tanaman padi yang seharusnya menjadi tumpuan penghasilan kini rusak tak tersisa. Sedikitnya 28 hektare sawah dipastikan puso karena terendam banjir dalam waktu lama. Lahan yang rusak tersebut tersebar di Kecamatan Siman dan Jetis, dengan kerusakan terparah berada di Desa Madusari, Josari, dan Winong.

Puluhan hektar lahan padi tersebut dipenuhi genangan air yang bertahan lebih dari lima hari membuat tanaman padi tidak bisa diselamatkan. Kondisi ini membuat petani kehilangan harapan panen sekaligus kehilangan modal tanam.

"Kalau padi terendam lebih dari lima hari, hampir pasti mati. Ini yang sekarang terjadi di lapangan," jelas Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Suwarni, Rabu (07/01/2026).

Namun meski demikian, ancaman kerugian petani belum sepenuhnya berakhir. Hingga kini, air masih menggenangi sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Balong. Dispertahankan menilai, jumlah lahan yang gagal panen masih berpotensi bertambah jika genangan tak segera surut.

Berdasarkan pendataan sementara, banjir pascahujan deras awal tahun ini telah berdampak pada sekitar 538 hektare lahan persawahan yang tersebar di tujuh kecamatan. Usia tanaman padi bervariasi antara 7 hingga 35 hari, sehingga risiko kerugian petani pun berbeda-beda. Sebagian petani sedikit terbantu karena telah mengikuti program asuransi pertanian. Skema ini diharapkan mampu mengurangi beban kerugian akibat bencana alam yang datang di luar kendali petani.

Selain asuransi, Dispertahankan Ponorogo juga menyiapkan bantuan cadangan benih bagi petani yang tanamannya mati akibat banjir. Petani juga diminta waspada terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), seperti wereng, agar penderitaan akibat gagal panen tidak semakin bertambah. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Bidik Pasar Motor Listrik Perkotaan, Indomobil eMotor Sprinto Meluncur di Surabaya

Bidik Pasar Motor Listrik Perkotaan, Indomobil eMotor Sprinto Meluncur di Surabaya

Kamis, 08 Jan 2026 16:35 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Mengawali tahun 2026, PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) memperkuat komitmennya dalam pengembangan kendaraan listrik dengan m…

Pantai Dampar, Suguhkan Wisata Wahana Perahu hingga Kuliner Seafood

Pantai Dampar, Suguhkan Wisata Wahana Perahu hingga Kuliner Seafood

Kamis, 08 Jan 2026 15:48 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Wisata Pantai Dampar yang terletak di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyuguhkan pemandangan…

Desa Siaga Bencana, PLN UIT JBM Kolaborasi BPBD Gresik Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana

Desa Siaga Bencana, PLN UIT JBM Kolaborasi BPBD Gresik Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana

Kamis, 08 Jan 2026 15:48 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 15:48 WIB

SurabayaPagi, Gresik - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengawali tahun 2026 dengan program sosial kemasyarakatan sebagai salah…

Suguhkan Panorama Eksotis, Bendungan Selorejo Malang Jadi Wisata Alam Murah

Suguhkan Panorama Eksotis, Bendungan Selorejo Malang Jadi Wisata Alam Murah

Kamis, 08 Jan 2026 15:39 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bendungan Selorejo Malang yang awalnya berfungsi sebagai pengendali air dan irigasi lahan pertanian, kini menjadi destinasi wisata…

Wisata Taman Langit Gunung Banyak di Kota Batu, Konon Dipercaya Persinggahan Para Bidadari

Wisata Taman Langit Gunung Banyak di Kota Batu, Konon Dipercaya Persinggahan Para Bidadari

Kamis, 08 Jan 2026 15:23 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Kota Batu dikenal sebagai salah satu tempat yang kerap menjadi tujuan favorit wisatawan, salah satunya Taman Langit Gunung Banyak yang…

Menikmati Nuasa Teksas Wonocolo, Wisata Bekas Tambang Minyak Tertua di Bojonegoro

Menikmati Nuasa Teksas Wonocolo, Wisata Bekas Tambang Minyak Tertua di Bojonegoro

Kamis, 08 Jan 2026 15:10 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Keunikan destinasi wisata Teksas Wonocolo yang merupakan kawasan bekas tambang minyak dan gas yang berada di Kecamatan Kedewan,…