SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Maryam (65), warga Desa Kebonduren Kec Ponggok Kabupaten Blitar, pada Selasa (6/1) siang sekitar pukul 13.09 histeris saat melihat Suj (40) tewas dengan posisi gantung diri.
Kapolsek Ponggok AKP Tri Muliarso melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar menyampaikan kronologisnya atas ditemukannya Suj ditemukan tewas gantung diri dalam rumah ibunya (saksi Maryam).
"Benar peristiwa ditemukan orang gantung diri di wilayah Polsek Ponggok, langsung petugas Polsek Ponggok datangi TKP sekaligus olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi diantaranya Bu Maryam orang tua korban, sementara menurut keterangan saksi baik Bu Maryam maupun Sinta adiknya, Suj ada masalah dengan keluarganya (istri) sering bertengkar," kata AKP Samsul Anwar tadi siang dalam rilisnya.
Sedang kondisi Suj ditemukan dengan posisi berdiri, dan di lehernya terlilit tampar plastik warna biru, diduga saat melakukan gantung diri kondisi TKP (rumah Bu Maryam) sepi.
"Korban gantung diri dengan menggunakan tali tampar sepanjang sekitar 3 meter yang diikatkan pada kayu blandar dalam rumah yang dililitkan pada leher korban., dan hasil keterangan saksi pihak keluarganya, korban tidak memiliki riwayat penyakit, dan korban sebelumnya pernah berupaya melakukan bunuh diri dengan gantung diri namun dapat dicegah keluarganya, korban diduga memiliki permasalahan dengan istrinya, korban sehari sebelumnya membuat status di whatsapp ingin mati dan minta maaf pada teman-temanya," AKP Samsul menambahkan.
Atas kejadian itu, pihak keluarga korban meminta tidak dilakukan otopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah. Les
Editor : Moch Ilham