Mampu Tempuh 400 Km, Simple Energy Luncurkan Skuter Generasi Kedua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Simple Ultra, yang diklaim memiliki jarak tempuh bersertifikasi IDC hingga 400 kilometer. SP/ JKT
Simple Ultra, yang diklaim memiliki jarak tempuh bersertifikasi IDC hingga 400 kilometer. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Simple Energy resmi memperluas portofolio kendaraan roda dua listriknya dengan meluncurkan rangkaian skuter generasi kedua yang diklaim memiliki jarak tempuh bersertifikasi IDC hingga 400 kilometer, Kamis (08/01/2026).

Model andalan tersebut diperkenalkan dengan nama ‘Simple Ultra’, yang juga diklaim memiliki jarak tempuh tertinggi yang pernah ada di segmen skuter listrik India. Bersamaan dengan itu, Simple Energy juga menghadirkan pembaruan untuk Simple One dan Simple One S.

Pabrikan memposisikannya sebagai skuter listrik tercepat kedua di India. Pihaknya belum mengumumkan secara resmi harganya. Namun untuk pemesanan Simple Ultra kini telah dibuka melalui jaringan showroom Simple Energy.

Di posisi teratas jajaran produk, Simple Ultra dibekali baterai berkapasitas 6,5 kWh, terbesar yang pernah dipasang pada skuter listrik di India. Skuter ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran konsumen soal jarak tempuh, sekaligus menawarkan performa tinggi. Akselerasi 0–40 km/jam dapat dituntaskan dalam 2,77 detik, dengan kecepatan maksimum 115 km/jam.

Sementara itu, Simple One Gen 2 hadir dengan dua opsi baterai. Varian 4,5 kWh menawarkan jarak tempuh IDC hingga 236 kilometer dan dibanderol mulai 1.69.999 rupee atau Rp31 jutaan (ex-showroom Bengaluru). Adapun versi 5 kWh mampu menempuh hingga 265 kilometer IDC, dengan harga mulai 1.77.999 rupee atau setara Rp33 jutaan.

Untuk versi yang lebih terjangkau, Simple One S Gen 2 kini mencatat peningkatan jarak tempuh IDC hingga 190 kilometer. Model ini dipasarkan dengan harga 1.49.999 atau Rp27 jutaan (ex-showroom Bengaluru). Secara keseluruhan, lini Simple One Gen 2 juga mendapat pembaruan mekanis signifikan.

Bobot kendaraan dipangkas sekitar 8 kilogram menjadi 129 kg, sementara output motor puncak pada varian tertinggi meningkat hingga 8,8 kW. Kedua varian Simple One Gen 2 menawarkan enam mode berkendara, dilengkapi rem cakram dengan sistem CBS dengan kecepatan maksimum 90 km/jam serta akselerasi 0–40 km/jam dalam 3 detik. 

Performa pengereman juga ditingkatkan, dengan jarak pengereman diklaim menyusut menjadi 18,49 meter. Sehingga, seluruh sistem dilindungi perangkat keras berstandar IP65. Simple Energy juga menawarkan garansi seumur hidup untuk motor dan baterai, serta garansi tambahan untuk pengisi daya dan unit kendaraan. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…